Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin Sebut Sektor Pangan Janjikan Prospek Positif

Untuk mendorong sektor pangan lebih berkembang, Kadin menilai perlu adanya langkah dan kebijakan untuk memaksimalkan kekuatan pasar domestik menjadi strategis, baik dari sisi permintaan maupun suplai.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 18 November 2020  |  20:11 WIB
Petani membajak sawahnya menggunakan traktor tangan di Desa Porame, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/4 - 2020). / Antara
Petani membajak sawahnya menggunakan traktor tangan di Desa Porame, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/4 - 2020). / Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai sektor pertanian dan pangan bisa menjadi kunci pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kadin Franciscus Welirang, hal tersebut terindikasi dari sektor pertanian masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah negatifnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian kuartal III/2020 bertumbuh 1,01 persen.

Menurut Franciscus, agar ke depannya sektor pangan berkembang, perlu adanya langkah dan kebijakan untuk memaksimalkan kekuatan pasar domestik menjadi strategis, baik dari sisi permintaan maupun suplai.

Dari sisi permintaan, ujarnya, daya beli masyarakat perlu didorong. Sebaliknya dari sisi suplai, perlu terobosan untuk mensubstitusi komoditas pangan impor melalui peningkatan produksi dalam negeri, seperti daging sapi, sayuran dan buah-buahan.

“Faktor suplai dan permintaan ini perlu dikelola agar terjadi keberlanjutan produksi di sektor pertanian sehingga harga komoditasnya stabil dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Rabu (18/11/2020).

Lebih jauh, dia juga menekankan pentingnya peran koperasi petani dalam sebuah ekosistem pertanian. Koperasi, kata dia, bisa berperan membantu petani, khususnya menjadi jembatan dengan perbankan nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin ketahanan pangan pemulihan ekonomi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top