Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Relokasi Pabrik ke RI Marak, Industri Pertanian Bisa Ambil Untung

Rencana relokasi sejumlah perusahaan dari Negeri Tirai Bambu berangkat dari keinginan mereka untuk lepas dari ketergantungan dengan China.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 09 November 2020  |  21:43 WIB
Ilustrasi kawasan industri
Ilustrasi kawasan industri

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar bahwa terdapat perusahaan-perusahaan dari berbagai negara yang akan keluar dari China dinilai menjadi peluang bagi industri pertanian Indonesia untuk meraup pundi rupiah.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani mengatakan terdapat 1.000 perusahaan asal Amerika Serikat yang berencana keluar dari China. Langkah tersebut, lanjutnya, juga akan diikuti oleh perusahaan asal Uni Eropa, dan Jepang.

"Mereka tertarik untuk investasi ke sektor pertanian yang sustainable, terutama yang menerapkan konsep green energy," ujar Rosan dalam konferensi virtual, Senin (9/11/2020).

Dia menjelaskan, rencana angkat kaki perusahaan asal Negeri Paman Sam dari Negeri Tirai Bambu berangkat dari keinginan mereka untuk lepas dari ketergantungan dengan China.

Selain dari Amerika Serikat, perusahaan dari Jepang dikatakan juga diberikan insentif oleh pemerintah untuk keluar dari pasar China.

Sejumlah negara, salah satunya Uni Emirat Arab (UEA) dikatakan masih menunggu implementasi dari regulasi terkait dengan investasi sehingga proses penggodokan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bisa segera diselesaikan.

Selain itu, diharapkan juga ada peran aktif dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam menggaet investor yang sedang melirik negara-negara di Asia Tenggara yang notabene adalah kompetitor RI.

"Hal yang ditunggu oleh investor adalah implementasi UU Ciptaker. Dampak positifnya bukan hanya dari investasi, tapi juga penyerapan tenaga kerja," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi relokasi pabrik
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top