Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh! Pasokan Mulai Berkurang, Harga Cabai Merangkak Naik

Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) mengakui pasokan cabai sudah mulai berkurang dikarenakan dua alasan utama.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 04 November 2020  |  07:48 WIB
Pedagang menunjukkan cabe kriting di Pasar Tradisional Mandonga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/5/2019). - ANTARA/Jojon
Pedagang menunjukkan cabe kriting di Pasar Tradisional Mandonga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/5/2019). - ANTARA/Jojon

Bisnis.com, JAKARTA - Pasokan cabai diklaim sudah mulai berkurang akibat musim hujan dan petani yang mengalami keterbatasan modal.

Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid tidak menampik bahwa pasokan cabai kian berkurang karena penanaman yang sulit kala musim hujan. Selain itu, banyak petani yang enggan menanam karena keterbatasan modal lantaran kerap merugi akibat lemahnya permintaan.

“Kami sudah merugi sejak Maret karena daya beli lemah. Harga baru mulai naik Oktober, jadi yang punya modal saja yang bisa menanam,” ujar Abdul, Selasa (3/11/2020).

Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai tingkat inflasi Oktober, kenaikan harga pada cabai dan bawang merah menjadi salah satu penyumbang utama inflasi. Masing-masing dengan andil sebesar 0,09 persen pada cabai dan 0,02 persen pada bawang merah.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan kenaikan harga cabai merah terjadi di 82 kota yang indeks harga konsumennya dipantau oleh BPS. Cuaca yang tidak terlalu berpihak pada panen menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan harga.

Harga cabai merah besar menurut laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) menunjukkan tren kenaikan sejak awal Oktober. Harga rata-rata cabai terpantau berada di level Rp38.200 per kilogram (kg) pada pekan pertama Oktober. Per hari ini, harga cabai telah berada di angka Rp43.850 per kg.

Harga bawang merah pun memperlihatkan kenaikan serupa. Pada awal Oktober, harga bawang merah Rp30.250 per kg dan kini menyentuh Rp35.850 per kg.

Prognosis yang disusun Kementerian Pertanian memperkirakan bahwa pasokan bawang merah bakal memadai sampai akhir tahun dengan pasokan selama September-Desember sebesar 361.915 ton dan kebutuhan 327.528 ton. Dengan demikian, terdapat surplus 34.478 ton.

Sementara untuk cabai besar, potensi pasokan diperkirakan mencapai 347.267 ton dan kebutuhan 335.186 ton atau surplus 12.082 ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan harga cabai
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top