Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Produksi, PTPN Remajakan 223.719 Ha Kebun Sawit

PTPN Group mengharapkan produksi kebun kelapa sawit dapat meningkat sejalan dengan rencana peremajaan kebun kelapa sawit milik anak perusahaan PTPN I hingga PTPN XIV seluas 223.719 hektare.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  20:55 WIB
Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) M. Abdul Ghani. Istimewa
Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) M. Abdul Ghani. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui seluruh anak perusahaannya melakukan Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Rakyat (PSR) pada area seluas 223.719 hektare (ha) yang tak lagi produktif.

Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) M. Abdul Ghani menjelaskan PSR diharapkan diharapkan dapat meningkatkan produksi kelapa sawit dan memberikan hasil yang optimal. Dengan demikian, kesejahteraan petani plasma dan kesinambungan pasokan bahan baku ke Pabrik Kelapa Sawit PTPN Group dapat terjaga.

PTPN Group mengharapkan produksi kebun kelapa sawit dapat meningkat sejalan dengan rencana peremajaan kebun kelapa sawit milik anak perusahaan PTPN I hingga PTPN XIV seluas 223.719 hektare,” ujar Ghani dalam keterangan resmi yang diterima Kamis (29/10/2020).

Program peremajaan ini ditandai dengan tanam perdana peremajaan kebun kelapa sawit plasma PTPN V sebagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. PTPN V akan melakukan peremajaan kebun kelapa sawit plasma seluas 18.250 ha yang tersebar di 5 kabupaten di Provinsi Riau.

Kebun sawit rakyat sendiri memasok sekitar 50 persen tandan buah segar (TBS) bagi pabrik kelapa sawit yang dikelola PTPN V. Dalam hal ini, perusahaan bakal bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS Medan) dalam penyediaan sekitar 1,5 juta bibit kelapa sawit.

Direktur PTPN V Jatmiko mengatakan bahwa PSR dapat menjadi momen pemberdayaan petani. Petani plasma disebutnya bisa memperoleh tambahan pendapatan.

Dia menyebutkan peremajaan sawit plasma PTPN V akan mencakup 20 persen dari total area sawit seluas 56.665 hektare. Hingga 2023 mendatang, PTPN V menargetkan melakukan program peremajaan sawit plasma hingga 18.250 hektare yang menyebar di lima kabupaten di Riau. Jika program itu tercapai, maka 40 persen sawit plasma PTPN V telah diremajakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN minyak sawit ptpn iii
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top