Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Luncurkan Gerakan Satu Juta Kompor Induksi

Konversi dari kompor elpiji ke kompor induksi akan menghemat anggaran subsidi elpiji yang telah dianggarkan sebesar Rp50,6 triliun pada APBN 2020.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  11:44 WIB
Sejumlah peserta memasak menggunakan kompor induksi di halaman kantor PLN UP3 Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (15/2/2019). - ANTARA/Arif Firmansyah
Sejumlah peserta memasak menggunakan kompor induksi di halaman kantor PLN UP3 Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (15/2/2019). - ANTARA/Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Guna mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional, PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi.

Peluncuran secara simbolis dilakukan langsung secara daring oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini, dalam rangkaian Hari Listrik Nasional ke-75, Selasa (27/10/2020).

Konversi dari kompor elpiji ke kompor induksi akan menghemat anggaran subsidi elpiji yang telah dianggarkan sebesar Rp50,6 triliun pada APBN 2020. Selain itu, konversi ini juga meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal.

“Seperti kita ketahui, untuk elpiji yang kita konsumsi sebagian besar masih impor, sementara listrik adalah energi berbasis lokal. Kami targetkan subsidi elpiji dalam 5 tahun akan turun sekitar Rp4,8 triliun,” ujar Zulkifli, dikutip dari siaran pers, Rabu (28/10/2020).

Dengan melakukan konversi ke kompor induksi juga akan meningkatkan konsumsi energi listrik dan energi bersih. Pada 2019, penggunaan listrik per kapita baru mencapai 1.084 kilowatt hour (kWh) per kapita, PLN menargetkan konsumsi listrik per kapita meningkat menjadi 1.142 kWh.

Penggunaan kompor induksi juga dinilai lebih efisien. Hasil kajian teknis laboratorium Institut Teknologi PLN menunjukkan, untuk memasak 1 liter air dengan menggunakan kompor induksi 1.200 watt biayanya sebesar Rp158, sementara menggunakan kompor elpiji tabung 12 kg (api maksimal) sekitar Rp176.

“Kami sudah lakukan uji coba, penggunaan kompor induksi memang lebih efisien. Selain itu, kompor induksi juga lebih ramah lingkungan, aman, dan nyaman,” kata Zulkifli.

Untuk mendorong penggunaan kompor induksi, PLN akan menyiapkan program promo layanan PLN bagi pengguna kompor induksi, seperti tambah daya ataupun penyambungan baru.

PLN juga telah bekerjasama dengan penyedia kompor induksi dan gerai-gerai penjualan untuk mendorong ketersediaan produk kompor induksi yang terjangkau di pasar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN kompor
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top