Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

UU Ciptaker Diklaim Mampu Cetak 3 Juta Lapangan Kerja pada 2021

Secara total, serapan tenaga kerja sampai dengan September 2020 mencapai 861.581 dari total target 1,2 juta hingga akhir tahun.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  23:10 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meyakini Undang-Undang Cipta Kerja bakal menciptakan 3 juta lapangan kerja pada 2021.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah setidaknya sudah memiliki dua program investasi yakni yang berbasis hilirisasi dan padat karya yang termaktub dalam UU Cipta Kerja.

Dia mengemukakan kedua pendekatan tersebut memiliki perbedaan. Pasalnya, setiap kucuran investasi dari perusahaan yang berbasis teknologi memiliki dampak serapan tenaga kerja yang jauh berbeda dengan industri berbasis padat karya.

“Target kita tahun depan, kita merencanakan ada realisasi tenaga kerja minimal 1,3 juta pada 2021, sebab kita punya tingkat angkatan kerja setiap tahun sekitar 2,9 juta per tahun,” katanya dalam konferesi virtual, Jumat (23/10/2020). 

Namun, Bahlil memastikan realisasi penyerapan tenaga kerja akan lebih banyak karena target yang dipatok BKPM hanya mencakup tenaga kerja langsung. Padahal dalam suatu pabrik, sebutnya, akan menciptakan tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung.

“Tenaga kerja tidak langsung ini bisa 4 kali lipat dari tenaga kerja langsung karena pasti ada eksositem yang terbangun. Semakin besar investasi kita dorong, semakin banyak lapangan kerja yang terserap, baik langsung maupun tidak langsung,” jelasnya.

Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi pemerintah di sepanjang kuartal III/2020 sebesar Rp209 triliun sehingga mampu menyerap sebanyak 295.387 tenaga kerja.

Secara total, serapan tenaga kerja sampai dengan saat ini mencapai 861.581 dari total target 1,2 juta hingga akhir tahun, sedangkan nilai realisasi investasi dari Januari-September 2020 senilai Rp611,6 triliun, naik 1,7 persen secara tahunan.

“Target kita di BKPM terhadap tenaga kerja pada 2020 dengan [target investasi] Rp817 triliun, target [tenaga kerja] kita 1,2 juta. Ini kan 861.000[realisasi tenaga kerja], masih ada waktu 1 kuartal lagi sampai kuartal IV,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi tenaga kerja bkpm
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top