Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaya Hidup Halal Meningkat Pesat, Airlangga Sesali Pasar Indonesia Didominasi Impor

Berdasarkan data State of Global Islamic Economy Report 2019/2020, gaya hidup warga muslim dunia meningkat. Angkanya diperkirakan akan naik dari US$2,2 triliun pada 2018 menjadi US$3,2 triliun pada 2024.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  11:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan mengenai strategi pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan mengenai strategi pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa gaya hidup halal mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam dua dasawarsa terakhir.

Berdasarkan data State of Global Islamic Economy Report 2019/2020, gaya hidup warga muslim dunia meningkat. Angkanya diperkirakan akan naik dari US$2,2 triliun pada 2018 menjadi US$3,2 triliun pada 2024.

“Namun peningkatan tersebut tentunya dipengaruhi juga tinggi impor Indonesia dari produk halal,” katanya melalui sambutan virtual, Selasa (20/10/2020).

Airlangga menjelaskan bahwa pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) harus memanfaatkan perkembangan tersebut. Produksi dalam negeri harus ditingkatkan.

Tujuannya agar barang UMKM bisa masuk dalam pasar global. Pemerintah diklaim Airlangga membantu dari sisi regulasi.

“Untuk penguatan UMKM pemerintah melakukan keberpihakan dan perlindungan pemberdayaan dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat pada 5 Oktober lalu,” jelasnya.

Airlangga menuturkan bahwa UU Cipta Kerja memberikan banyak kemudahan kepada UMKM. Izin kepada pelaku usaha hanya perlu mendaftar via daring dan gratis. Termasuk juga dalam mengurusi sertifikat halal.

“Dengan UU Cipta Kerja UMKM dan koperasi mendapatkan manfaat yaitu kemudahan bagi pelaku usaha menengah yang bermitra dengan UMKM dengan memberikan insentif fiskal dan pembiayaan untuk pemberdayaan UMKM,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor produk halal airlangga hartarto
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top