Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantap! Ibu Ida Bilang UU Ciptaker Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jadi 6 Persen

Pemerintah menargetkan investasi akan meningkat pada kisaran 6,6 persen hingga 7 persen. Dengan pertumbuhan tersebut, ekonomi Indonesia dinilai bisa meningkat 5,7 persen hingga 6 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  12:02 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.  - Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. - Kemnaker

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah optimistis UU Cipta Kerja akan memacu masuknya investasi ke Indonesia dan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan bahan presentasi Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip Bisnis, Jumat (16/10/2020), UU Cipta Kerja diyakini akan bisa membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap).

Pemerintah menargetkan investasi akan meningkat pada kisaran 6,6 persen hingga 7 persen. Dengan pertumbuhan tersebut, ekonomi Indonesia dinilai bisa meningkat 5,7 persen hingga 6 persen.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dalam paparannya mengatakan diperlukan respon yang cepat dan tepat dalam dinamika perubahan ekonomi global. Karena itu, diperlukan reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yaitu melalui UU Cipta Kerja.

UU Cipta Kerja juga diyakini mampu menjawab tantangan terbesar dalam penyediaan lapangan kerja. Pemerintah optimistis penciptaan lapangan kerja dapat mencapai 2,7 hingga 3 juta per tahun.

Pemerintah melakukan penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi yang menghambat penciptaan lapangan kerja. UU tersebut juga sebagai instrumen untuk penyederhanaan dan peningkatan efektifitas birokrasi.

Ida mengatakan, jika RUU Cipta Kerja tidak dilakukan, maka yang akan terjadi adalah lapangan kerja akan berpindah ke negara lain yang lebih kompetitif.

Selain itu, penduduk yang tidak atau belum bekerja akan meningkat semakin tinggi. Indonesia pun dinilai akan terus terjebak dalam middle income trap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi indonesia Omnibus Law cipta kerja
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top