Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lelang Operator Patimban, Ada Nama CTCorp hingga Waskita Karya

Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) membeberkan 10 nama perusahaan peserta lelang operator Pelabuhan Patimban.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  13:35 WIB
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT CTCorp Infrastruktur Indonesia hingga PT Waskita Karya Infrastruktur diklaim muncul dalam daftar peserta lelang operator Pelabuhan Patimban.

Dua perusahaan tersebut akan bersaing dengan delapan nama lain dalam dokumen prakualifikasi lelang yang dibeberkan oleh Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) Aulia Febri. Hingga Selasa (13/10/2020), sebagian besar pesertanya berasal dari badan usaha swasta.

"Memang harus swasta murni, dari data yang saya terima, dari yang sudah ambil dokumen prakualifikasi, ada 10 perusahaan dan dua perusahaan jadi pertanyaan, karena tidak bergerak di pelabuhan, melainkan perusahaan investasi dan infrastruktur," paparnya kepada Bisnis.com, Rabu (14/10/2020).

Adapun, kesepuluh badan usaha peserta yang mendaftar dan mengambil dokumen prakualifikasi tender operator Patimban yakni PT Indika logistik Support Services; PT Samudera Terminal Indonesia; PT CTCorp Infrastruktur Indonesia; PT UC Services; PT Hasnur Jaya International; PT Hasnur Resources Terminal; PT Wahyusamudra Indah; PT Kaltim Kariangau Terminal; PT Waskita Karya Infrastruktur; dan PT Temas Tbk.

Dia berpendapat dengan masuknya PT CTCorp Infrastruktur Indonesia hingga PT Waskita Karya Infrastruktur menunjukan bahwa bisnis pelabuhan tidak harus dikelola oleh ahli di bidang pelabuhan atau pelayaran.

Hal tersebut memang sesuai dengan harapannya, agar pengelola Pelabuhan Patimban adalah pengusaha swasta, bukan BUMN yang sudah mengelola pelabuhan. Dengan waktu pengumpulan formulir secara elektronik paling lambat Rabu (14/12/2020) dan penyerahan langsung Kamis (15/10/2020), dia optimistis operator Pelabuhan Patimban akan dipegang pengusaha swasta.

Dia menegaskan jika pengelola Pelabuhan Patimban adalah PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau anak usahanya, mereka akan melakukan penyeimbangan volume pengelolaan barang antara Patimban dan Tanjung Priok. Hasilnya, tujuan Pelabuhan Patimban guna mendukung kawasan industri sekitarnya menjadi tidak maksimal.

"Begitu menang, tinggal masukan jadi persyaratan perizinan, izin BUP, izin usaha, tinggal online di online single submission [OSS] keluar, tinggal pemenuhan komitmen OSS setelah beroperasi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan pelabuhan patimban
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top