Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Pasar: Industri Kian Terimpit, Relaksasi Pajak Mobil 0% Dinanti

Berita tentang tekanan yang dialami pelaku industri akibat permintaan yang tak kunjung membaik, efek deflasi ekonomi, dan pajak 0 persen untuk pajak kendaraan menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Jumat (2/10/2020).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  08:55 WIB
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- Berita tentang tekanan yang dialami pelaku industri akibat permintaan yang tak kunjung membaik menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Jumat (2/10/2020).

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar perekonomian Indonesia:

1. Industri Kian Terimpit. Tekanan yang dialami pelaku industri dalam negeri kian berat lantaran permintaan pasar yang tak kunjung membaik. Alhasil, produksi terancam makin melorot dan memaksa para pengusaha untuk lebih mengencangkan ikat pinggang

2. Taji Intermediasi Diuji. Pelonggaran ketentuan pinjaman likuiditas jangka pendek (PLJP) bagi bank umum konvensional oleh Bank Indonesia menjadi angin segar bagi para bankir yang masih menghadapi ketidakpastian likuiditas.

3. Butuh Upaya Ekstra. Indeks manufaktur Indonesia pada September 2020 yang turun menjadi 47,2, tercatat sebagai kondisi yang terburuk sejak penurunan pertama pada April 2020. Butuh upaya ekstra untuk menjaga roda pabrikan manufaktur tetap berputar.

4. Relaksasi Pajak Mobil 0% Dinanti. Pemerintah diharapkan mempercepat pemberlakuan pajak mobil 0% guna menggairahkan pasar sekaligus menggerakkan perekonomian pada masa pandemi
Covid-19.

5. Pebisnis Eksekusi Jurus Pengabisan. Inflasi inti September memecahkan rekor historis terburuk sebagai refl eksi daya beli yang sekarat. Sebagian besar industriawan pun berniat lebih agresif memangkas produksi, tetapi tidak sedikit yang justru bersiap menaikkan harga jual.

6. OTT Marak, Pendapatan Operator Seluler Mangkrak. Kenaikan penggunaan internet untuk mengakses aplikasi over the top belum dapat mengerek pendapatan operator seluler dari layanan data bergerak. 

7. Gotong Royong Dorong Ekonomi Kota Malang Tetap Tumbuh di Era Pandemi. Ekonomi Kota Malang diproyeksikan tetap bertumbuh di era pandemi. Optimisme itu didasarkan dari indikator ekonomi di triwulan III/2020. Optimisme bisa dibangun dan direalisasikan lewat keroyokan, gotong-royong.

8. Bergulir hingga Merdeka Utara. Sengketa kepemilikan hak foto Nyonya Meneer atau Lauw Ping Nio diketahui sudah diputus oleh Pengadilan Niaga Semarang pada awal September 2020. Namun, perebutan pemilik sah foto itu rupanya bakal bergulir hingga Mahkamah Agung.

9. KY Hargai Independensi Hakim. Komisi Yudisial meminta keputusan Mahkamah Agung yang memberikan keringanan hukuman bagi terpidana kasus korupsi dihargai sebagai bentuk independensi atau kemandirian para hakim di lembaga itu.

10. Siapkan Amunisi untuk Tahun Depan. Pemerintah perlu memfokuskan upaya pemulihan daya beli masyarakat pada awal 2021 menyusul makin sempitnya ruang yang dimiliki untuk berimprovisasi guna mendorong kenaikan indeks harga konsumen pada sisa tahun ini.

11. RUU Cipta Kerja Akomodasi Kebijakan Pajak. Omnibus law rancangan undangundang (RUU) tentang Cipta Kerja akan mengakomodasi substansi yang ada di dalam Omnibus Law Perpajakan.

12. Biaya KRU Bebani Pelayaran Global. Pemilik kapal menghadapi kenaikan biaya tenaga kerja setelah banyak kru kapal tertahan akibat tindakan pembatasan untuk mengendalikan pandemi virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri ritel deflasi pajak mobil omnibus law
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top