Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suryacipta Bangun Kota Masa Depan Subang Smartpolitan

Mengantisipasi kehadiran Pelabuhan Patimban yang membentuk segitiga kawasan pertumbuhan bersama Bandara Kertajati di Majalengka dan kawasan-kawasan industri di Purwakarta, Suryacipta segera membangun Subang Smartpolitan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 29 September 2020  |  10:28 WIB
Aktivitas pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020)./Bisnis - Rachman
Aktivitas pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020)./Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) bersiap membangun Subang Smartpolitan di Subang, Jawa Barat, dengan peletakan batu pertama direncanakan pada November 2020.

VP Sales dan Marketing PT Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo, menjelaskan proyek ini bermula sebagai kawasan industri bertajuk smart and sustainable city. Dia mengemukakan dengan luas 2.700 hektare, Subang Smartpolitan merupakan kota masa depan di Subang.

Subang Smartpolitan, lanjutnya, kelak bukan hanya kawasan industri, melainkan juga mencakup properti komersial, hunian, area rekreasi, dan pendidikan, sehingga merupakan pengembangan yang terintegrasi.

“Dengan lokasi yang strategis dan terintegrasi, keberadaan Subang Smartpolitan akan sangat menguntungkan para calon investor serta meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pendidikan bagi masyarakat sekitarnya," kata Abednego sebagaimana keterangan tertulis pada Selasa (29/9/2020).

Dia mengakui bahwa pengembangan Subang Smartpolitan tak terleps dari pembangtunan Pelabuhan Patimban di pantai utara (pantura) Kabupaten Subang.

Dengan kehadiran Pelabuhan Patimban, tuturnya, akan terbangun segitiga kawasan pertumbuhan bersama Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka dan kawasan-kawasan industri di Kabupaten Purwakarta, sehingga memiliki daya saing terutama untuk produk-produk ekspor dan lebih khusus lagi di bidang otomotif.

Menurut Abednego, saat ini, walaupun ground breaking Subang Smartpolitan belum dilaksanakan, pihaknya telah menerima banyak inquiry dari berbagai investor asing dan domestik khususnya dari industri otomotif, consumer goods, medical, alat kesehatan, juga dari industri berbasis IT.

Suryacipta adalah salah satu anak perusahaan dari SSIA atau yang lebih dikenal dengan Surya Internusa Grup. Suryacipya telah memngembangkan kawasan indsutri di Karawang, Jabar.

SSIA, sebelumnya dikenal sebagai PT Multi Investments Limited, didirikan pada 15 Juni 1971, Perusahaan itu kemudian  berubah  menjadi  PT  Surya  Semesta  Internusa  pada  1995.  Bisnis  utama  SSIA  adalah pengembangan kawasan industri dan real estat, konstruksi, serta perhotelan.

Portofolio  investasi  SSIA  yang  beragam  terutama meliputi Suryacipta  City  of Industry,  SLP  Karawang, Graha Surya Internusa (tidak beroperasi, akan dibangun kembali menjadi menara SSI Tower), Hotel Gran Melia Jakarta, Melia Bali Hotel, Banyan Tree Ungasan Resort Bali, dan Batiqa Hotels.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri pelabuhan patimban
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top