Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sertifikasi Halal, Pelaku Usaha Mikro Kecil Dapat Tarif 0 Persen

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto saat menjelaskan konsep beleid ke Komisi VIII DPR memaparkan bahwa rencana beleid ini akan memuat tiga ketentuan utama.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 28 September 2020  |  16:01 WIB
Standar sertifikasi halal MUI - Istimewa
Standar sertifikasi halal MUI - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan tengah menyiapkan peraturan menteri keuangan (PMK) terkait dengan tarif dan kebijakan serifikasi halal sebagai manifestasi UU No.33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto saat menjelaskan konsep beleid ke Komisi VIII DPR memaparkan bahwa rencana beleid ini akan memuat tiga ketentuan utama.

Pertama, pengaturan tarif badan layanan umum (BLU) yang terdiri dari tarif 0% bagi pelaku usaha yang omzetnya di bawah Rp1 miliar. Menurut Andin, kebijakan ini ditempuh untuk memberikan akses kepada Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk mensertifikasi produk halal.

"Memberikan nilai tambah kepada UMK tanpa memberikan beban tambahan," kata Andin di Komisi VIII DPR, Senin (28/9/2020).

Andin menambahkan konsep tarif nantinya juga akan ditetapkan berdasarkan range supaya responsif terhadap perubahan konidisi di lapangan, sekaligus memberikan ruang gerak kepada BLU untuk melakukan subsidi silang.

Selain itu, beleid ini juga menekankan adanya kewajiban review atas pelaksanaan tarif sertifikasi halal, paling lambat enam bulan pertama.

Kedua, beleid tersebut juga akan mengatur soal kebijakan teknis BPJPH. Salah satu kebijakan yang bisa dilakukan oleh BPJPH adalah menetapkan kriteria dan tarif kepada pelaku usaha berdasarkan aset hingga teknokogi dan lama pendirian usaha.

Ketiga, strategi implementasi yang mencakup prioritas serifikasi kepada pelaku usaha hulu sebanyak 70.000 di setiap pasar. Kebijakan setifikasi berdasarkan kelompok usaha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sertifikasi halal usaha mikro
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top