Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Tol Kertosono-Kediri, Tunggu Penlok dari Khofifah

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri menjelaskan saat ini pembangunan jalan tol Kertosono-Kediri memasuki pengajuan penetapan lokasi (penlok) dari Gubernur Jawa Timur.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 23 September 2020  |  10:50 WIB
Ilustrasi pembangunan jalan tol. - Istimewa/PT Jasa Marga (Persero)
Ilustrasi pembangunan jalan tol. - Istimewa/PT Jasa Marga (Persero)

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), melaporkan progres proyek Jalan tol Kertosono-Kediri.

Direktur Utama PT JNK Arie Irianto mengatakan saat ini pembangunan jalan tol tersebut telah memasuki pengajuan penetapan lokasi (penlok) dari Gubernur Jawa Timur. Adapun, pembebasan lahan akan dimulai pada awal 2021.

"Kami saat ini telah mendapatkan persetujuan review Right of Way Plan pada Agustus lalu. Setelah penlok selesai, kita akan kejar persetujuan Rencana Teknik Akhir yang dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan," katanya dalam siaran pers, Rabu (23/9/2020).

Jalan tol Kertosono-Kediri merupakan perpanjangan Jalan tol Ngawi-Kertosono. Persetujuan penambahan ruang lingkup itu telah dipastikan dalam adendum Perjanjian Pengusahaan Jalan tol (PPJT) tahun lalu.

Rencananya, jalan tol Kertosono-Kediri memiliki panjang 20,3 Km dengan biaya investasi Rp3,9 triliun. Jalan tol ini akan dilengkapi dengan satu junction (Kedungsoko) dengan Jalan tol Ngawi-Kertosono, dan dua interchange yang terletak di Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri. Selain itu Jalan tol Kertosono-Kediri direncanakan akan mempunyai dua Gerbang tol (GT) yaitu GT Sugihwaras dan GT Kediri.

"Jalan tol Kertosono-Kediri akan terhubung ke Bandara Kediri yang saat ini tengah dibangun. Jalan tol ini juga akan tersambung dengan Jalan tol Ngawi-Kertosono yang telah beroperasi penuh sejak tahun 2018, sehingga total panjang jalan tol yang dikelola PT JNK untuk ruas Ngawi-Kertosono-Kediri adalah sepanjang 108 Km," tambah Arie.

PT JNK menargetkan semua tahapan berjalan sesuai dengan target sehingga diharapkan pembangunan fisik Jalan tol Kertosono-Kediri selesai pada 2023.

"Proses pembebasan lahan untuk proyek ini akan dimulai awal 2021. Jika berjalan lancar, maka pelaksanaan konstruksi dapat dimulai pada pertengahan tahun depan dan diharapkan dapat beroperasi secara keseluruhan sesuai target, yaitu pada 2023," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top