Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebanyak 60 Kontraktor Asing Anggota Gapensi Masih Eksis

Saat ini rerata proyek yang digarap kontraktor asing adalah kategori multiyears atau proyek tahun jamak.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 22 September 2020  |  18:45 WIB
Ilustrasi: Pembangunan kompleks Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Angkasa Pura I menghabiskan dana sebesar Rp10,5 triliun untuk pembangunan YIA yang berada di Kulon Progo, Yogyakarta. - Bisnis/Rinaldi M. Azka
Ilustrasi: Pembangunan kompleks Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Angkasa Pura I menghabiskan dana sebesar Rp10,5 triliun untuk pembangunan YIA yang berada di Kulon Progo, Yogyakarta. - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 60 kontraktor asing yang juga menjadi anggota Gapensi saat ini menggarap berbagai proyek tahun jamak dan proyek strategis nasional.

Wakil Sekjen II Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Errika Ferdinata menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 60 kontraktor asing atau badan usaha jasa konstruksi asing (BUJKA) yang menjadi anggota asosiasi itu.

"Ada sekitar 60 kontraktor asing yang anggota Gapensi, paling banyak di Jakarta. Mereka juga memegang sertifikat badan usaha [SBU] konstruksi," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, saat ini rerata proyek yang digarap kontraktor asing adalah kategori multiyears atau proyek tahun jamak.

Selain itu kontraktor asing juga banyak yang menggarap proyek strategis nasional pemerintah sehingga saat ini kontraktor asing masih terus beroperasi di Indonesia selama proyeknya berlanjut.

Sementara itu, untuk proyek dengan nilai menengah kecil, menurut Errika, jarang digarap oleh kontraktor asing.

"Biasanya juga kontraktor asing masuk dari kerja sama pemerintah sehingga saat investasi masuk, kontraktornya juga sekalian ikut ke Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gapensi
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top