Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyerapan Anggaran Program Kotaku Capai 71 Persen

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan di 364 kelurahan di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp429,5 miliar.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 16 September 2020  |  11:42 WIB
Warga beraktivitas di permukiman semi permanen di Kampung Kerang Ijo, Muara Angke, Jakarta, Selasa (22/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Warga beraktivitas di permukiman semi permanen di Kampung Kerang Ijo, Muara Angke, Jakarta, Selasa (22/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melaksanakan program padat karya tunai di 34 Provinsi di Indonesia dengan anggaran sebesar Rp12,32 triliun.

Salah satu program padat karya tunai (PKT) dilaksanakan melalui Ditjen Cipta Karya yang bersinergi dengan pemda dan kelompok masyarakat adalah melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan melalui Program Kotaku.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan di 364 kelurahan di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp429,5 miliar yang akan menyerap 12.979 tenaga kerja.

"Hingga 13 September 2020 progres penyerapan program Kotaku mencapai Rp305 miliar atau 71,4 persen dengan realisasi penerima manfaat sebanyak 12.387 orang atau 98,91 persen," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (16/9/2020).

Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/pelosok. Pola pelaksanaan PKT juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Padat Karya Tunai
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top