Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Pengiriman Makanan Bisa Melonjak saat PSBB di Jakarta

Kinerja jasa pengiriman makanan bakal melonjak selama PSBB seiring dengan pembatasan makan di tempat bagi rumah makan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 14 September 2020  |  17:53 WIB
Bisnis makanan beku yang tetap hangat saat pandemi virus corona (Covid-19) - istimewa
Bisnis makanan beku yang tetap hangat saat pandemi virus corona (Covid-19) - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menilai jasa pengiriman makanan akan lebih banyak mengalami pertumbuhan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena adanya pembatasan untuk makan di tempat bagi kafe dan rumah makanan.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita memperkirakan penaikannya sekitar 30 persen dan tidak akan setinggi PSBB masa awal. Dia beralasan karena pada PSBB saat ini pusat perbelanjaan dan supermarket masih boleh dibuka.

“Kinerja pengiriman juga tidak sebagus tahun lalu karena faktor penurunan daya beli yang menjadi faktor utama. Kami harapkan PSBB jilid II bisa efektif sehingga roda ekonomi bisa berjalan normal,” jelasnya, Senin (14/9/2020).

Selain itu, Zaldy menyebutkan jasa pengantaran makanan pada hari yang sama antar kota juga secara konsisten masih tumbuh kendati banyak pusat perbelanjaan dan rumah makan yang dibuka. Layanan yang mengandalkan bantuan armada pesawat masih berjalan menyesuaikan dengan jadwal selama pandemi tetapi memang jauh berbeda dengan jadwal penerbangan regular sebelum pandemi.

Adapun salah satu yang jadi poin penting dalam PSBB Jilid II ini adalah pembatasan aktivitas di restoran, kafe, dan rumah makan.

Restoran, rumah makan, kafe bisa beroperasi hanya dengan memberikan pengantaran atau ambil bawa pulang tetapi tidak diizinkan untuk menerima pengunjung untuk makan di tempat, sehingga masih bisa beroperasi, tetapi hanya untuk pesan antar atau bawa pulang.

Ketentuan ini disebutkan dalam pasal 10 Pergub No. 33/2020. Terhadap kegiatan penyediaan makanan dan minuman, penanggung jawab restoran/rumah makan/usaha sejenis memiliki kewajiban untuk membatasi layanan hanya untuk dibawa pulang secara langsung (take away), melalui pemesanan secara daring, dan/atau dengan fasilitas telepon/ layanan antar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top