Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Neraca Perdagangan Agustus 2020, Ini Ramalan Ekonom Bank Permata

Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 tertolong salah satunya dengan membaiknya harga komoditas.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 13 September 2020  |  16:03 WIB
Kegiatan Bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batu Ampar, Selasa (8/9/2020). - Bisnis/Bobi Bani.
Kegiatan Bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batu Ampar, Selasa (8/9/2020). - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 kembali mencetak surplus.

Josua memperkirakan neraca perdagangan Agustus 2020 akan surplus sebesar US$2,24 miliar. Dengan capaian ini maka neraca dagang Indonesia melengkapi rekor tiga bulan sebelumnya yang secara berturut-turun juga surplus.

Meski begitu perhitungan ekspor Agustus 2020 secara tahunan masih akan terkontraksi pada level yang sama dengan Juli 2020, yaitu sebesar -9,90 persen.

"Sementara, laju impor diperkirakan masih mengalami kontraksi sebesar -32,55 persen secara tahunan," katanya kepada Bisnis, Minggu (13/9/2020).

Menurut Josua, neraca perdagangan surplus masih dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang didukung oleh perbaikan aktivitas perekonomian global. Sementara kinerja impor masih tertahan oleh lemahnya investasi dan konsumsi domestik.

Kinerja ekspor juga ditopang oleh aktivitas manufaktur dari mitra dagang utama Indonesia seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat, seiring dengan kenaikan PMI ketiga negara tersebut ke angka 53,1, 45,2, dan 53,1.

Saat yang sama, harga komoditas ekspor juga cenderung mengalami kenaikan, seperti CPO yang secara bulanan naik 10,03 persen, dan karet, yang mengalami kenaikan harga hingga 22,63 persen pada Agustus 2020.

Meski demikian, peningkatan surplus pada Agustus 2020 memang tidak setinggi Juli 2020. Menurut Josua, hal ini dipengaruhi oleh adanya kenaikan harga minyak dunia sebesar 5,81 persen.

"Selain itu, kinerja aktivitas manufaktur domestik yang meningkat diperkirakan juga akan mendorong peningkatan bulanan kinerja impor nonmigas meskipun masih terbatas," tuturnya.

Neraca perdagangan akan diumumkan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tengah bulan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan bps bank permata
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top