Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Luhut Sindir Basuki Soal Penundaan Kenaikan Tarif Tol

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan apa yang sudah dijanjikan oleh pemerintah harus dilaksanakan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 09 September 2020  |  19:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA-- Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pemerintah perlu menjaga komitmen kepada investor, salah satunya soal kenaikan tarif jalan tol.

Luhut saat memberikan sambutan pada agenda penandatanganan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo menyebutkan apa yang sudah dijanjikan oleh pemerintah harus dilaksanakan.

"Kalau ada kontroversi [soal tarif tol] biar ajalah, emang gue pikirin. Investor harus nyaman dengan janji kita," ujarnya Rabu (9/9/2020).

Pernyataan ini dilontarkan Luhut usai keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan penundaan kenaikan tarif tol di sejumlah ruas seperti tol Cipularang, dan tol Padaleunyi.

Penundaan kenaikan tarif tol itu dilakukan oleh Kementerian PUPR usai mendapatkan kritikan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Keputusan kenaikan tarif tol pada saat pandemi ini dinilai Emil, sapaan gubernur Jabar, tidak bijak dan berpotensi memperparah kondisi ekonomi Indonesia yang berpotensi masuk jurang resesi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif tol Luhut Pandjaitan Kementerian PUPR
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top