Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

12 Perusahaan Ditetapkan Sebagai Pemungut PPN, Ada Twitter hingga Microsoft

Dengan bertambahnya 12 perusahaan yang menjadi pemungut PPN, total perusahaan penyedia jasa layanan digital asal luar negeri bertambah menjadi 28 perusahaan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 08 September 2020  |  23:28 WIB
Logo Twitter - Bloomberg
Logo Twitter - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak kembali menetapkan perusahaan multinasional sebagai pemungut PPN digital. Kali ini, otoritas menetapkan 12 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai pemungut pajak pertambahan nilai atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Dengan bertambahnya 12 perusahaan yang menjadi pemungut PPN, total perusahaan penyedia jasa layanan digital asal luar negeri bertambah menjadi 28 perusahaan.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan dengan penunjukan ini maka sejak 1 Oktober 2020 para pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia.

"Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN," kata Yoga dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2020).

Yoga menambahkan otoritas terus mengidentifikasi dan aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain untuk melakukan sosialisasi dan mengetahui kesiapan mereka dalam pemungtan PPN.

"Diharapkan dalam waktu dekat jumlah pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN produk digital akan terus bertambah," imbuhnya.

Jumlah total yang ditunjuk sebagai pemungut PPN hingga hari ini berjumlah 28 badan usaha.

Khusus untuk marketplace yang merupakan WP dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melalui marketplace tersebut.

Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi pemungut PPN digital sebagai berikut:

• LinkedIn Singapore Pte. Ltd.

• McAfee Ireland Ltd.

• Microsoft Ireland Operations Ltd.

• Mojang AB

• Novi Digital Entertainment Pte. Ltd.

• PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd.

• Skype Communications SARL

• Twitter Asia Pacific Pte. Ltd.

• Twitter International Company

• Zoom Video Communications, Inc.

• PT Jingdong Indonesia Pertama

• PT Shopee International Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

microsoft twitter ppn pajak digital
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top