Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantap! UMKM Dapat Alokasi Dana PEN Terbesar Kedua

Pemerintah mendorong agar insentif untuk UMKM lebih cepat tersalurkan setelah realisasinya saat ini mencapai 25 persen dari alokasi dana PEN.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  11:30 WIB
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) terbesar kedua setelah pengeluaran untuk perlindungan sosial.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah mendorong agar insentif untuk UMKM lebih cepat tersalurkan setelah realisasinya saat ini mencapai 25 persen dari alokasi dana PEN.

Menurutnya, berbagai paket stimulus yang dikeluarkan untuk UMKM diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pasalnya, UMKM dinilai menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang paling kuat sehingga inovasi pada sektor tersebut perlu terus dipupuk.

"Presiden selalu ingatkan pada kami untuk terus mendorong [penyaluran PEN] demi kepentingan nasional, kita tidak boleh ragu mengenai hal ini, berbagai paket stimulus telah dikeluarkan untuk UMKM," katanya pada kickoff Program Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Minggu (30/8/2020).

Menurutnya, sejak 14 Mei 2020 lalu, sudah ada 1,6 juta usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) yang memanfaatkan ekonomi digital.

Target pemerintah, UKM dan IKM yang memanfaatkan ekonomi digital mampu mencapai 2 juta. Artinya, realisasi saat ini baru mencapai sekitar 83 persen hingga 85 persen sehingga jumlahnya akan terus didorong untuk mencapai target tersebut.

Luhut menegaskan di tengah tantangan pandemi Covid-19, Indonesia harus menjadi kuat dan semakin kompetitif. Pandemi harus menajdi trigger untuk terus berinovasi, melalukan transformasi, dan menjadi lebih efisien lagi. Penerapan digitalisasi menjadi salah satu upaya dalam menghadapi tantangan tersebut.

"Kita harus jaga optimisme, jangan selalu pesimesme, dalam keadaan tertekan kita hrus optimis dan itu saya alami dalam perjalanan karier saya. Tuhan berikan talenta masing-masing untuk menjadi jalan keluar dari tiap masalah," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Luhut Pandjaitan Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top