Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Karyawan Freeport Indonesia Blokade Jalan, Ini Penyebabnya

Manajemen Freeport Indonesia saat ini masih mempelajari tuntutan karyawan tersebut dan berjanji segera memberi jawaban.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  19:10 WIB
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Karyawan PT Freeport Indonesia melancarkan aksi demo dan memblokade jalan di area kerja mereka di Tembagapura, Mimika, Papua, Senin (24/8/2020).

Aksi protes dilakukan karena semenjak Covid-19 merebak, manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) melarang karyawannya untuk melakukan perjalanan ke Kota Timika. 

Vice President Coorporate Communications PTFI Riza Pratama membenarkan bahwa sejak pandemi Covid-19, perseroan melakukan pembatasan perjalanan karena mempertimbangkan protokol kesehatan dan keselamatan bagi karyawan.

"Kami melakukan pembatasan perjalanan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan keselamatan bagi karyawan, keluarga, dan komunitas," ujarnya ketika dimintai konfirmasi, Senin (24/8/2020).

Dalam aksi protes tersebut, kata Riza, karyawan meminta bus karyawan (scheduled day off/SDO) ke Timika untuk dioperasikan kembali sehingga karyawan dapat menemui keluarga mereka secepatnya.

Riza mengatakan bahwa manajemen PTFI saat ini masih mempelajari tuntutan karyawan tersebut dan berjanji segera memberi jawabannya.

"Kami masih mempelajari aspirasi karyawan dan akan segera memberi jawaban dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan keselamatan bagi karyawan, keluarga, dan komunitas," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport demonstrasi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top