Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lompatan Besar

Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  10:03 WIB
Presiden RI Joko Widodo (kanan) saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Presiden RI Joko Widodo (kanan) saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P


Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak agar membajak momentum krisis kali ini untuk melakukan sejumlah lompatan besar di bidang ekonomi. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada sidang tahunan MPR dan DPR, Jumat (14/8/2020).

"Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," kata Jokowi.

Diketahui baik kondisi ekonomi nasional, maupun global mengalami kontraksi. Jokowi mengatakan di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi nasional mash tumbuh sebesar 2,97 persen. Namun, di kuartal kedua terjun bebas hingga minus 5,32 persen.

Bahkan, lanjut Jokowi, ekonomi negara-negara maju minus hingga belasan persen, sampai minus 17 persen.

"Kemunduran banyak negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan pada usia ke-75 tahun ini, Indonesia telah menjadi negara Upper Middle Income Country. Dia pun berharap 25 tahun lagi, atau di usia seabad, Indonesia dapat menjadi negara maju.

"25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju," kata Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ekonomi indonesia Sidang Tahunan MPR
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top