Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Kilang Minyak Balikpapan Masih Sesuai dengan Target

Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang ditugaskan pemerintah kepada PT Pertamina (Persero).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  15:45 WIB
Karyawan Pertamina melakukan pengawasan di fasilitas RU V Balikpapan. Istimewa - Pertamina
Karyawan Pertamina melakukan pengawasan di fasilitas RU V Balikpapan. Istimewa - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati mendapatkan beberapa kendala yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, pembangunan Kilang Balikpapan masih berjalan sesuai dengan target.

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, sejak Februari 2019 telah efektif memasuki tahap engineering, procurement, and construction (EPC) untuk unit  ISBL (Inside Battery Limit) dan OSBL (Outside Battery Limit).

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan Narendra Widjajanto mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi terus berjalan dengan pembangunan RFCC feed tank, stone column & piling work, serta temporary facility.

Secara bersamaan, sedang berlangsung pula proyek EPC Lawe-Lawe dan tujuh  proyek pekerjaan awal (early work) yang tak kalah pentingnya sebagai proyek pendukung RDMP Balikpapan.

"Progres sekarang telah mencapai 18,90 persen," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (11/8/2020).

Narendra mengungkapkan bahwa adanya kejadian pandemi Covid-19, turut berimbas kepada jalannya proyek tersebut seperti adanya pembatasan di daerah Balikpapan yang membuat mobilitas sedikit terganggu. Namun, pihaknya optismistis dapat menyelesaikan proyek tersebut sesuai dengan target yang dicanangkan yakni pada 2023.

"Jadi, secara progres itu kami ontrack dan tidak signifikan impact-nya," jelasnya.

Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang ditugaskan pemerintah kepada PT Pertamina (Persero).

Penugasan tersebut tertuang dalam Kepmen ESDM No. 1001 Tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pengoperasian Kilang Minyak di Kota Balikpapan.

Nantinya, setelah unit kilang baru tersebut beroperasi bisa meningkatkan produksi BBM sebanyak 100.000 barel per hari sehingga total produksi pada Kilang Balikpapan akan meningkat menjadi 360.000 barel per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kilang balikpapan Jelajah Infrastruktur Kalimantan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top