Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update GPP Gaji ke-13, Ini Besaran Maksimal dalam PP 44/2020

Pemerintah menetapkan batas maksimal GPP gaji, pensiun dan tunjangan ke-13 bagi pejabat dan pegawai non PNS,
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  15:34 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). - Antara
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengatur dasar perhitungan gaji pokok pensiunan (GPP) ke-13/2020.

Dalam Peraturan Pemerintah No. 44/2020 sebagai dasar pemberian gaji, pensiun dan tunjangan yang ditandatangani  Agustus 2020 itu, Presiden Joko Widodo menetapkan tunjangan yang dibayarkan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tempat pegawai benaung.

Gaji, Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan ke-13  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada bulan Juli,” ulas Pasal 5 aturan ini yang dikutip Minggu, (9/8/2020).

Aturan gaji, pensiun, tunjangan, atau penghasilan ketiga belas dibayarkan pada Agustus 2020. Meski begitu gaji ke-13 ini boleh ditunda pembayarannya jika pemerintah belum dapat melaksanakan "Pembayaran dapat dilakukan pada bulan-bulan berikutnya," ulas Pasal 15.

Sementara bagi pegawai yang memiliki lebih dari satu gaji dari negara, maka akan diberikan berdasarkan nilai terbesar dari pendapatan sebanyak satu kali. Gaji ke-13 ini juga diberikan kepada pimpinan dan pegawai non PNS pada lembaga penyiaran publik serta badan layanan umum.

 Meski begitu terdapat batasan masimal gaji ke-13 dalam PP 44/2020 sebagai dasar pemberian tunjangan ini. Berikut rinciannya:

 PENGHASILAN KETIGA BELAS PIMPINAN ATAU PEGAWAI NON-PNS PADA
LNS DAN PEJABAT ATAU PEGAWAI NON-PNS LAINNYA

NO.URAIANBESARAN MAKSIMAL
i.Pimpinan LNS: 
 a.     Ketua/ KepalaRp9.592.000,00
 b.    Wakil Ketua/Wakil KepalaRp8.793.000,00
 c.    SekretarisRp7.993.000,00
 d.    AnggotaRp7.993.000,00
   
2.Pejabat non-PNS pada LNS atau Pejabat lainnya

non-PNS yang menduduki jabatan setara eselon :

 
 a.     Eselon I/JPT Utama/JPT MadyaRp9.592.000,00
 b.    Eselon INEPT PratamaRp7.342.000,00
 c.    Eselon 111/Jabatan AdministratorRp5.352.000,00
 d.    Eselon IV/Jabatan PengawasR 5.242.000,00
   
3.Pegawai non-PNS pada LNS atau Pegawai lainnya

non-PNS :

 
 a.    Pendidikan SD/ SMP/ sederajat 
 Masa kerja s.d 10 tahunRp2.235.000,00
 -    Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp2.569.000,00
 -    Masa kerja diatas 20 tahunRp2.971.000,00
 b.    Pendidikan SMA/ DI/ sederajat 
 -    Masa kerja s.d 10 tahunRp2.734.000,00
 -    Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp3. 154.000,00
 -    Masa kerja diatas 20 tahunRp3.738.000,00
 c.     Pendidikan DII/ DIII/ sederajat 
 Masa kerja s.d 10 tahunRp2.903.000,00
 Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp3.411.000,00
 -   Masa kerja diatas 20 tahunRp4.046.000,00
 d.     Pendidikan S1/ DIV/ sederajat 
 -    Masa kerja s.d 10 tahunRp3.489.000,00
 -    Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp4.043.000,00
 -    Masa kerja diatas 20 tahunRp4.705.000,00
 e.     Pendidikan S2/ 53/ sederajat 
 -    Masa kerja s.d 10 tahunRp3.713.000,00
 -    Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp4.306.000,00
 Masa kerja diatas 20 tahunRpi5.110.000,00

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi sri mulyani pns ASN Gaji ke-13
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top