Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka, Ini Tuntutan Panitia...

Peserta kartu Prakerja gelombang IV diminta komitmen mengganti kerugian negara jika memberikan data palsu atau tidak mematuhi ketentuan.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  14:01 WIB
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020).  - ANTARA
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV resmi dibuka hingga 12 Agustus 2020.

Peserta dapat mendaftar kartu pra kerja gelombang IV dari 8 Agustus. Berbeda dengan gelombang sebelumnya, untuk kartu pra kerja gelombang IV, peserta pertama harus mengisi kembali nomor kartu keluarga.

Di lihat pada website Prakerja.go.id, peserta juga diminta mengisi lembar pertanyaan tentang posisi diri apakah merupakan direksi, ASN, anggota DPR, pejabat publik ataupun direksi dan komisaris perusahaan negara.

Pelaksanaan pendaftaran pra kerja gelombang IV sendiri berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 yang merupakan aturan pelaksanaan Perpres Nomor 36 Tahun 2020.

Dalam pendaftaran Prakerja gelombang IV ini peserta juga diminta membuat komitmen bahwa data yang diberikan sukarela dan benar serta disampaikan secara akurat.

Selain itu pemerintah menuntut komitmen pesera Prakerja untuk menaati segala peraturan yang berlaku terhadap program kartu prakerja termasuk tidak melakukan kecurangan.

“Dalam hal Saya melanggar pernyataan dan jaminan ini, Saya bersedia dituntut dan mengganti kerugian negara sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ulas situs Prakerja, Minggu (9/8/2020).

Lalu apa saja yang harus diperhatikan dalm mendftar kartu pra kerja ini? Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan:

Untuk siapa Kartu Prakerja?

Kartu prakerja dapat diakses oleh seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Baik yang sedang mencari kerja ataupun sudah bekerja sebagai karyawan, buruh ataupun pegawai.

2. Bantuan pelatihan kartu prakerja sebesar Rp3,55 juta, untuk apa saja?

Besaran uang bantuan senilai Rp3,55 juta ini akan diberikan kepada peserta dalam berbagai bentuk. Rinciannya bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta , insentif paska pelatihan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan, dan insentif survei sebesar Rp150.000 untuk 3 kali survei.

Program ini menyasar 5,6 juta orang peserta pada 2020 ini. Saat ini program sudah masuk pada gelombang IV.

3. Bagaimana Cara Mendaftar Kartu Prakerja?
Untuk terdaftar dalam program kartu prakerja, maka calon peserta terlebih dahulu mengakses situs resmi yang disediakan pemerintah melalui laman www.prakerja.go.id. Selanjutnya lakukan langkah:

Masukkan email atau nomor telepon genggam yang aktif.
Klik menu daftar.
Pilih metode verifikasi baik melalui email atau SMS.
Masukan kode verifikasi yang dikirimkan layanan prakerja.go.id
Setelah autentifikasi maka pendaftaran berhasil. Dengan terdaftar maka pencari kerja telah terdaftar dalam program Kartu Prakerja.
Lembaga Pelatihan yang Bekerjasama?
Sejauh ini laman prakerja.go.id mencantumkan delapan lembaga yang akan melakukan pelatihan bagi pemberi kerja. Lembaga terdaftar ini meliputi Tokopedia, Skillacademi dari Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Mahir dan Kementerian Tenaga Kerja melalui Balai Latihan Kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi sri mulyani kartu prakerja
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top