Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KCI Tambah Frekuensi KRL Jabodetabek Jadi 971 Perjalanan

KCI meningkatkan frekuensi KRL Commuter Line Jabodetabek menjadi 971 perjalanan dari yang sebelumnya 966 perjalanan untuk menjaga jaga jarak aman para pengguna.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  17:08 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI meningkatkan frekuensi perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek menjadi total 971 perjalanan agar pengguna bisa menerapkan jaga jarak aman dan mencegah penularan Covid-19.

Sebelumnya, jumlah frekuensi KRL adalah sebanyak 966 perjalanan. VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba mengatakan lima perjalanan tambahan akan difokuskan di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP, mulai 1 Agustus 2020.

"Penambahan ini untuk memaksimalkan upaya menjaga jarak dan jumlah pengguna sesuai di dalam KRL sesuai kapasitas yang diizinkan yaitu sebanyak 74 orang per kereta," kata Anne dalam siaran pers, Jumat (31/7/2020).

Pihaknya menjabarkan tambahan perjalanan ini terdiri dari KLB Parung Panjang - Tigaraksa yang berangkat 03.05 WIB, KLB Tigaraksa - Tanah Abang berangkat 04.15 WIB, KA 1920 Tanah Abang - Rangkasbitung berangkat 05.45 WIB, KA 1973 Rangkasbitung - Tanah Abang berangkat 08.00 WIB, serta KLB Tanah Abang - Parung Panjang berangkat 10.05 WIB.

Dia menuturkan berbagai layanan KCI di masa pandemi ini diberikan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para pengguna sejak masuk stasiun akan melalui pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

Saat berada di peron, lanjutnya, petugas di lapangan akan mengarahkan pengguna untuk menunggu KRL sesuai marka yang telah ditentukan dan menjaga jarak. Pembatasan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan pengguna melalui antrean penyekatan di beberapa zona stasiun sebelum masuk ke peron.

Sementara, agar pengguna dapat mengikuti update berkala mengenai situasi antrean pada jam sibuk pagi hari di sejumlah stasiun dengan volume pengguna tertinggi, KCI selama beberapa pekan terakhir telah menyajikan informasi kondisi antrean melalui aplikasi KRL Access dan media sosial @commuterline. Dengan mengetahui situasi antrean sebelum tiba di stasiun, calon pengguna KRL diharapkan dapat mengambil keputusan sesuai keperluan terkait rencana dan waktu perjalanannya dengan KRL.

KCI juga memperkenalkan KRL Access dengan tampilan baru agar para pengguna dapat mengakses berbagai layanan terutama informasi kondisi antrian di stasiun dan posisi terkini KRL. KRL Access versi terbaru sudah dapat diunduh para pengguna Android melalui Play Store dan App Store.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl stasiun
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top