Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Dinilai Condong ke Korporasi

Komite pemulihan sektor ekonomi dinilai lebih condong dan berpihak pada korporasi dan sementara pelaku ekonomi yang paling terdampak yakni UMKM masih dianaktirikan.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  14:27 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian

Bisnis.com, JAKARTA - Pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mendapatkan sambutan baik dari berbagai kalangan.

Namun demikian, komite pemulihan sektor ekonomi dinilai lebih condong dan berpihak pada korporasi dan sementara pelaku ekonomi yang paling terdampak yakni UMKM masih dianaktirikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi VI DPR Faisal Riza. Menurutnya, komite yang dibentuk tersebut memiliki peran sangat strategis dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sangat strategis. Sayangnya, pemulihan ekonomi lebih berbau korporasi. Padahal ekonomi UMKM yang paling terpuruk dan bisa berdampak sosial luas," ujarnya Jumat, (24/7).

Seharusnya lanjut politikus PKB itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberi perhatian khusus terhadap UMKM. Pasalnya sektor tersebut yang berperan sentral dalam menyelamatkan ekonomi bangsa saat ini.

Oleh karena itu, dia mengusulkan agar komite tersebut ditambah dengan Tim UMKM. "Saya usul, komite ditambah Tim UMKM," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) pembentukan tim penanganan Covid-19. Tim tersebut diketuai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, wakil ketua dari tim tersebut diisi oleh sejumlah menteri, a.l. Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan.

Menteri BUMN menjabat sebagai ketua pelaksana. Kemudian, terdapat dua sekretaris eksekutif, yaitu Raden Pardede untuk program dan Sesmenko Perekonomian untuk urusan administrasi.

Di bawahnya, terdapat Satgas Penanganan Covid-19 yang masih diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Sedangkan Ketua Satgas PEN diisi Wakil Menteri BUMN 1 Budi Gunadi Sadikin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top