Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Synthesis Luncurkan Rumah Contoh Terbaru pada Masa Pandemi

Kehadiran rumah contoh terbaru merupakan langkah bagi pengembang dalam menjaring kembali calon pembeli.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  15:49 WIB
Ilustrasi: Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan perumahan, Selasa (31/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P.
Ilustrasi: Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan perumahan, Selasa (31/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P.

Bisnis.com, JAKARTA — Synthesis Development meluncurkan rumah contoh terbaru dari proyek Synthesis Homes.

Sebelumnya, pengembang itu pertama kali meluncurkan unit perdana di kawasan perumahan Synthesis Homes pada Juli 2019 dan kembali menghadirkan unit berikutnya pada Oktober 2019. Kedua tahapan penjualan proyek tersebut diklaim langsung habis terjual.

Sales & Marketing General Manager Synthesis Development Imron Rosyadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya meluncurkan tipe rumah dengan ukuran 6x10 dan 6x15.

"Kami juga menghadirkan show unit baru untuk tipe Andesit dengan empat kamar tidur dan tiga kamar mandi, sudah bisa dilihat langsung ke lokasi proyek kami dengan mengikuti protokol kesehatan atau bisa juga dilihat secara virtual 360 lewat website kami,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (22/7/2020).

Imron menuturkan bahwa kunjungan ke rumah contoh dan galeri pemasaran Synthesis Homes yang dilakukan pada masa transisi dari pembatasan sosial berskala besar tetap mengikuti regulasi dari pemerintah daerah setempat serta tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Menurutnya, kondisi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah mereka  dalam memasarkan proyeknya. Kehadiran rumah contoh terbaru di Synthesis Homes ini merupakan langkah bagi pengembang dalam menjaring kembali calon pembeli. Apalagi melihat antusiasme pembeli pada penjualan tahap pertama dan kedua yang habis terjual.

“Meskipun tidak dipungkiri hampir semua lini bisnis termasuk bidang properti sempat merasakan dampak pandemi Covid-19, kami tetap optimis bisnis properti akan berangsur membaik,” kata Imron.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top