Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasok Unit Apartemen Tahun Ini Tersendat

Tingkat serapan pasar apartemen pada kuartal II tahun ini mengalami stagnansi di level 87,7 persen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  08:33 WIB
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Bangunan gedung apartemen berdiri di dekat taman kota di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar apartemen di Jakarta sangat terdampak pandemi virus corona (Covid-19) dan tingkat serapan riprediksi turun 12 persen hingga akhir tahun ini.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan bahwa belum adanya kepastian akan berakhirnya wabah Covid-19 membuat para investor masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pembelian.

"Kami perkirakan tingkat serapan akan turun 12% pada akhir tahun," ujarnya, Selasa (21/7/2020).

Tingkat serapan pasar apartemen pada kuartal II tahun ini mengalami stagnansi di level 87,7 persen.

Menurutnya, sepanjang kuartal hanya ada dua proyek yang mengalami peningkatan penjualan yang signifikan karena baru dipasarkan.

"Sisanya hampir tidak ada penjualan sama sekali karena banyak marketing gallery dan show unit yang tutup selama PSBB [pembatasan sosial berskala besar]. Mayoritas penjualan terjadi di apartemen kelas menengah dan menengah ke bawah," katanya.

Ferry mengungkapkan bahwa dari proyeksi tambahan apartemen baru sebanyak 11.800 unit di Jakarta pada tahun ini, diperkirakan hanya ada sebanyak 2.000 unit apartemen yang bisa diselesaikan. Hal itu dikarenakan kondisi pasar apartemen yang tengah mengalami penurunan.

"Sisanya bisa menumpuk di tahun 2021 dan tahun berikutnya. Ini juga bisa terkoreksi kembali," katanya.

Sampai dengan kuartal II/2020, tidak ada tambahan pasokan apartemen sama sekali sehingga total pasokan apartemen di Jakarta mencapai 211.944 unit.

Untuk proyek apartemen yang diluncurkan pada tahun 2020 diproyeksikan hanya ada dua proyek baru dengan total 1.041 unit.

"Akibat pelaksanaan PSBB banyak proyek yang dihentikan dan kami lihat hanya ada 2.011 unit apartemen dari total tiga proyek apartemen yang kemungkinan masih bisa diselesaikan tepat waktu," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen pasar properti Virus Corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top