Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Batal Diresmikan Jokowi, Begini Progres Tol Manado-Bitung Sejak 2014-Sekarang

Proyek tol ini kajian analisis mengenai dampak lingkungan atau Amdalnya sudah dilakukan sejak 2006.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  21:47 WIB
Gerbang tol Manado-Bitung tampak dari Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/7/2020). Jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama serta memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1-1,5 jam menjadi 40-50 menit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol sepanjang 39 kilometer (km) ini dapat beroperasi pada Juli 2020. - Antara/Adwit B Pramono
Gerbang tol Manado-Bitung tampak dari Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/7/2020). Jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama serta memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1-1,5 jam menjadi 40-50 menit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol sepanjang 39 kilometer (km) ini dapat beroperasi pada Juli 2020. - Antara/Adwit B Pramono

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek tol Manado-Bitung yang merupakan jalan bebas hambatan pertama di Sulawesi Utara, batal diresmikan operasionalnya oleh Presiden Jokowi yang sebelumnya direncanakan bakal berlangsung Rabu (21/7/2020).

Proyek tol yang kajian analisis mengenai dampak lingkungan atau Amdalnya sudah dilakukan sejak 2006 ini, akhirnya dimulai pembangunannya fisiknya pada 2014 lalu.

Berikut progres tol Manado-Bitung menurut Catatan Bisnis.com:

1. Oktober 2014

Menteri Koordinator Perekonomian saat itu, Chairul Tanjung melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Minggu sore (12/10/2014).

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat daerah di Sulawesi Utara (Sulut) ikut hadir, seperti Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang, Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sulut J.E. Kenap, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

2. Januari 2015

Setelah proses pembebasan lahan di ruas proyek tol Manado-Bitung seksi I rampung, pemerintah segera melakukan lelang investasi pengerjaan ruas tol kedua sepanjang 6,4 km.

Sejauh ini, pembangunan tol Manado Bitung seksi I sepanjang 13,5 km yang menjadi porsi pemerintah baru terealisasi sepanjang 600 meter. Proyek tersebut dibiayai oleh APBN senilai Rp44 miliar.

3. Mei 2017

Progres konstruksi pembangunan jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer baru mencapai 20 persen. Untuk penyelesaian konstruksi jalan tol ditargetkan pada akhir 2018 sehingga di 2019 dapat beroperasi.

Permasalahan pembebasan lahan di proyek ini lantaran adanya perbedaan harga lahan. Sistem konsinyasi atau penitipan ganti rugi pembebasan lahan di pengadilan dipilih menjadi jalan keluar.

4. April 2018

Terjadi insiden kecelakaan yaitu robohnya konstruksi di Desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Utara. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana proyek menyatakan kecelakaan tersebut bukanlah konstruksi jalan tol Manado-Bitung.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Puspita Anggraeni mengatakan konstruksi yang roboh yakni overpass akses jalan Tumaluntung yang melintas di atas lokasi rencana jalan tol Manado-Bitung.

5. Desember 2018

Demi mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 1B dan 2A akan beroperasi secara fungsional mulai Senin (24/12/2018).

Menurut Direktur Utama JMB George IMP Manurung, tujuan difungsionalkannya Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 1B dan 2A adalah membantu kelancaran arus transportasi menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

6. Juni 2019

Jumlah kendaraan yang melintasi Tol Manado-Bitung pada momentum lebaran tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan saat momentum Natal 2018 dan tahun baru 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JM) George Manurung mengatakan secara keseluruhan kendaraan yang melintas mencapai 12.496 kendaraan. Adapun, pembukaan secara fungsional dilaksanakan selama 14 hari, sejak 29 Mei hingga 11 Juni 2019.

Kendaraan melintasi jalan tol Manado-Bitung, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (6/7/2020). Jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur utama serta memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1-1,5 jam menjadi 40-50 menit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol sepanjang 39 kilometer (km) ini dapat beroperasi pada Juli 2020./Antara-Adwit B Pramono

7. Maret 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan ruas tol Manado—Bitung sepanjang 39 kilometer dapat beroperasi pada Juli 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa ruas jalan tol dari Manado hingga Danowudu sepanjang 26 kilometer dapat dioperasikan pada April atau sebelum Lebaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol manado-bitung
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top