Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menteri KKP : Cabut Izin Penambang Pasir Laut di Lampung Timur

Menteri KKP mengaku telah lama mendengar adanya penolakan nelayan atas eksplorasi pasir laut di perairan Lampung Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  05:32 WIB
Ilustrasi: Pantai Karang Mas di Lampung Timur - Istimewa
Ilustrasi: Pantai Karang Mas di Lampung Timur - Istimewa

Bisnis.com, LAMPUNG TIMUR — Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan segera melakukan pengecekan perizinan perusahaan yang mengeksplorasi pasir laut di wilayah perairan laut Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung.

"Pak dirjen, kalau belum ada izinnya itu ditangkap saja. Kalau ada izinnya dicabut saja dulu," kata Menteri Edhy Prabowo saat berada di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Provinsi Lampung, Minggu (19/7/2020).

Dia menyatakan hal itu ketika menanggapi keluhan perwakilan nelayan yang mempersoalkan eksplorasi pasir laut oleh perusahaan penambang yang membuat nelayan resah.

Eddy menugasi dirjen segera mengecek perizinan perusahaan tersebut dan berkoordinasi dengan nelayan dan Gubernur Lampung.

Menteri KKP mengaku telah lama mendengar adanya penolakan nelayan atas eksplorasi pasir laut di perairan Lampung Timur.

Dia meminta agar nelayan tenang dan memercayakan masalah itu kepada pemerintah.

"Enggak usah marah-marah, percayakan pada pemerintah. Pemerintah bersama rakyat, " ucapnya kepada para nelayan.

Menurutnya, Presiden Jokowi menugasinya dua hal yaitu berkomunikasi dengan nelayan dan membangun budi daya perikanan.

"Jadi saya fokus dua hal ini, kalau ada yang komplain, saya tidak peduli yang penting rakyat makan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan kkp

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top