Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Dingin

Pemerintah berkomitmen untuk mencegah fluktuasi harga ayam melalui penyediaan cold storage.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  06:53 WIB
Pekerja mengambil telur di kandang ayam di Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/9). - ANTARA/Adeng Bustomi
Pekerja mengambil telur di kandang ayam di Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/9). - ANTARA/Adeng Bustomi
Bisnis.com, JAKARTA – Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian Musdhalifah Machmud menyebutkan bahwa penguatan rantai pasok dingin dan pengembangan fasilitas cold storage bakal menjadi salah satu siasat guna mencegah terjadinya fluktuasi harga unggas.
"Penguatan rantai pasok dan cold storage dilakukan, dan ini ada programnya baik di Kementan maupun KKP," kata Musdhalifah saat dihubungi, Kamis (16/7/2020).
Pangsa pasar ayam beku dalam rantai pasok dingin sendiri terbilang masih rendah. Menurut pelaku usaha, serapan pada segmen ini hanya mencapai 20 persen dari total produksi daging ayam.
Pada saat yang sama, Musdhalifah pun memastikan bahwa penugasan pada sejumlah BUMN untuk menyerap produksi livebird telah dihentikan karena harga unggas di tingkat peternak yang telah membaik.
Sebelumnya, Musdhalifah sempat membenarkan bahwa penyerapan oleh pemerintah bakal melibatkan BUMN yang bergerak di sektor peternakan, salah satunya adalah PT Berdikari (Persero) yang memang bergerak di usaha perunggasan.
"Serapan livebird berjalan tapi karena harga sudah membaik dihentikan," ujarnya.
Adapun untuk total volume penyerapan, kala itu Musdhalifah menyatakan bahwa pemerintah berencana untuk menyerap 12 juta ekor ayam siap potong yang setara dengan 50.000 ton. Namun pelaksanaan saat itu masih terganjal dengan mekanisme penyerapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ayam cold storage
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top