Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelindo I: Arus Barang Pelabuhan Kuala Tanjung Naik 2 Kali Lipat

Pelindo I mencatat arus barang di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) mencapai 23.558 TEUs pada semester I/2020, terus tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2019.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  17:48 WIB
Suasana peresmian pembukaan rute peti kemas internasional komersial di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) oleh PT Prima Multi Terminal. Dok. Istimewa
Suasana peresmian pembukaan rute peti kemas internasional komersial di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) oleh PT Prima Multi Terminal. Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan arus peti kemas, curah cair, maupun general cargo dan kunjungan kapal pada Semester I/2020 terus tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2019 di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT).

Direktur Teknik Pelindo I Hosadi A. Putra mengatakan KTMT yang dikelola PT Prima Multi Terminal, yang merupakan anak perusahaan terus memacu kinerja operasionalnya, baik itu peti kemas, curah cair, maupun general cargo.

Throughput atau arus peti kemas hingga semester I/2020, mencapai 23.558 TEUs atau setara dengan 22.334 boks dengan kunjungan kapal sebanyak 94 call. Throughput peti kemas yang dilayani KTMT menunjukkan pertumbuhan positif. Selama 2019, KTMT melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 23.937 TEUs atau setara dengan 22.870 boks dengan kunjungan kapal sebanyak 112 call.

“Kuala Tanjung Multipurpose Terminal atau KTMT melakukan soft operational dengan melakukan ekspor perdana menggunakan Kapal Wan Hai 505 dengan rute direct call intra Asia India menuju China pada 27 Desember 2018. Adapun, untuk pengoperasian perdana KTMT ditandai dengan bersandarnya kapal MV Oriental Diamond milik pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Lines [SPIL] pada 28 April 2019,” terangnya, Jumat (10/7/2020).

Dia menambahkan bahwa KTMT juga telah melakukan ekspor perdana curah cair dengan menggunakan Kapal MT Ocean Integrity membawa komoditas crude palm oil (CPO) sebanyak 2.000 Metrik ton (MT) menuju India pada 2 Agustus 2019.

Selama 2019, kunjungan kapal yang melayani bongkar muat curah cair di KTMT sebanyak 14 call atau sebanyak 102.200 ton. Sedangkan sampai dengan semester I/2020, throughput curah cair sebanyak 181.885 ton dengan kunjungan kapal sebanyak 22 call.

Selain itu, kata dia, bongkar muat general cargo di KTMT juga terus mengalami pertumbuhan positif. Pada 2019, KTMT melayani bongkar muat general cargo sebanyak 16.970 ton dengan kunjungan kapal sebanyak 4 call.

Adapun, lanjutnya, sampai dengan Juni 2020, kunjungan kapal untuk bongkar muat general cargo sebanyak 8 call dengan melayani bongkar muat sebanyak 38.252 ton. Arus barang dan kunjungan kapal di semester I/2020 ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan 2019.

Sementara, Komisaris Utama Pelindo I Achmad Djamaludin mengatakan dengan melihat pertumbuhan throuhput peti kemas, curah cair, maupun general cargo di KTMT, Pelindo I optimistis akan terus mengalami pertumbuhan yang positif dan meningkat.

"Kami akan terus memacu kinerja operasional KTMT dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa. Pelabuhan Kuala Tanjung ini didukung dengan lokasi yang strategis di sepanjang Selat Malaka sehingga kami akan terus bekerja keras untuk mengoptimalkan peluang tersebut,” tambahnya.

KTMT juga siap melayani permintaan pelayanan bongkar muat curah kering dari cargo owner, karena cukup banyak komoditas curang kering terutama untuk produk pertanian yang meliputi jagung, beras, palm kernel, dan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan pt pelindo i
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top