Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenhub Cabut Aturan Batas Usia Pesawat Niaga

Kemenhub mencabut aturan mengenai batas usia pesawat udara yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga melalui permenhub yang baru.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  14:42 WIB
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencabut aturan mengenai batas usia pesawat udara yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 27/2020.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengesahkan pencabutan batas usia tersebut melalui Permenhub No. 27/2020 tentang Pencabutan Permenhub No. 155/2016 tentang Batas Usia Pesawat Udara yang Digunakan untuk Kegiatan Angkutan Udara Niaga.

"Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 155 Tahun 2016 tentang Batas Usia Pesawat Udara yang Digunakan untuk Kegiatan Angkutan Udara Niaga [Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 93] dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," seperti ditulis dalam Pasal 1 Permenhub No. 27/2020 yang dikutip Bisnis.com, Jumat (10/7/2020).

Peraturan tersebut ditetapkan pada 13 Mei 2020 yang menandakan tidak ada lagi batasan usia bagi pesawat yang digunakan untuk transportasi baik pesawat penumpang, kargo, maupun helikopter.

Pada Permenhub No. 155/2016, diatur penggunaannya bahwa pesawat terbang kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 35 tahun. Adapun, pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun.

Sementara, pesawat terbang untuk angkutan udara khusus kargo (freighter) yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun dan helikopter yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia, paling tinggi berusia 45 tahun.

Selain itu, Permenhub tersebut juga mengatur batasan minimal usia pesawat ketika pertama kali digunakan di Indonesia. Artinya, melalui pencabutan ini, maskapai diberikan relaksasi dapat menggunakan pesawat bekas berusia lebih tinggi dari batasan minimum yang sebelumnya ditetapkan.

Padahal sebelumnya, pesawat terbang kategori transportasi angkutan udara penumpang yang didaftarkan dan dioperasikan untuk pertama kali di wilayah Indonesia, dibatasi usianya paling tinggi berusia 15 tahun, pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara penumpang paling tinggi berusia 20 tahun.

Kemudian, pesawat terbang kategori transportasi dan pesawat terbang selain kategori transportasi untuk angkutan udara khusus kargo (freighter) yang didaftarkan dan dioperasikan untuk pertama kali di Indonesia, paling tinggi berusia 30 tahun sementara helikopter paling tinggi berusia 20 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top