Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Boeing 737 Max Akan Mengangkasa Lagi Setelah Penuhi Uji Keamanan

Pesawat terlaris Boeing 737 Max dikandangkan tahun lalu setelah dua kecelakaan yang menewaskan 346 orang.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  13:43 WIB
Ilustrasi - Pesawat Boeing 737 Max - Antara
Ilustrasi - Pesawat Boeing 737 Max - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Boeing akan kembali menerbangkan pesawat 737 Max setelah melakukan uji keamanan pada minggu ini.

Pilot dan pakar teknis dari regulator dan perusahaan merencanakan 3 hari pengujian. Pesawat terlaris Boeing tersebut dikandangkan tahun lalu setelah dua kecelakaan yang menewaskan 346 orang.

Tes ini merupakan tonggak penting bagi Boeing. Meskipun jika uji keamanan berjalan dengan baik, pada bulan berikutnya perlu pemeriksaan keamanan lebih lanjut.

Regulator penerbangan mengandangkan (grounded) 737 Max sekitar 15 bulan lalu setelah dua kecelakaan yakni penerbangan Lion Air dan penerbangan Ethiopian Airlines.

Seperti dikutip dari BBC Senin (29/6/2020), kasus itu memicu krisis keuangan di perusahaan berusia 103 tahun itu, memicu tuntutan hukum dari keluarga korban, dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Boeing dan regulator AS, Federal Aviation Administration (FAA), melakukan proses persetujuan keselamatan.

Investigator menyalahkan kesalahan dalam sistem kontrol penerbangan. Pesaawat Boeing tersebut telah dirombak selama berbulan-bulan untuk memenuhi tuntutan keselamatan baru.

Pwsawat Boeing A 737 Max sarat dengan peralatan uji akan berjalan melalui serangkaian skenario udara di dekat basis manufaktur Boeing di Seattle.

Disebutkan, para pilot akan secara sengaja memicu perangkat lunak pencegahan kios yang diprogram ulang, dikenal sebagai MCAS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan pesawat boeing 737
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top