Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asumsi Makro Sektor Energi Disepakati, Ini Rinciannya

Asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam Rancangan APBN 2021 disepakati sebesar US$42-US$45 per barel.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  14:48 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif memberikan sambutan saat pembukaan Jakarta Energy Forum 2020 di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif memberikan sambutan saat pembukaan Jakarta Energy Forum 2020 di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi VII DPR RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyepakati asumsi dasar makro sektor energi untuk Rancangan APBN 2021. Salah satunya asumsi harga minyak mentah Indonesia.

Dalam rapat kerja Komisi VII dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif, Senin (29/6/2020), asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam Rancangan APBN 2021 disepakati sebesar US$42-US$45 per barel.

Target lifting minyak dan gas bumi (migas) dipatok sebesar 1,68 juta hingga 1,72 juta barel setara minyak per hari (boepd).

Secara rinci, target lifting minyak dipatok pada kisaran 690.000-710.000 barel per hari (bopd) dan lifting gas bumi sebesar 990.000 boepd-1,01 juta boepd. Sementara itu, cost recovery ditetapkan senilai US$7,5-US$8,5 miliar.

Untuk volume BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 15,79 juta-16,3 juta kiloliter (kl) dengan rincian, minyak tanag sebesar 0,48-0,5 juta kl dan minyak solar sebesar 15,31 juta-15,8 juta kl.

"Dengan melihat kondisi lapangan dan adanya beberapa kebijakan, seperti digitalisasi nozel pada beberapa SPBU, pemerintah berharap volume BBM bersubsidi bisa lebih efisien dan lebih dapat dikendalikan agar lebih tepat sasaran," ujar Arifin, Senin (29/6/2020)

Lebih lanjut, volume LPG 3 kg bersubsidi dalam RAPBN 2021 ditetapkan sebesar 7,5 juta hingga 7,8 juta metrik ton.

Sementara itu, subsidi tetap minyak Solar (gasoil 48) ditetapkan sebesar Rp500 per liter. Untuk subsidi listrik disepakati sebesar Rp50,47-Rp54,55 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak esdm icp
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top