Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revisi Perpres Prakerja, Pekerja Sambut Positif

Revisi Peraturan Presiden No. 36/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja mendapat respons positif dari kalangan pekerja.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  19:38 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Revisi Peraturan Presiden No. 36/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja mendapat respons positif dari kalangan pekerja. Pasalnya, aturan pendahulu yang dirumuskan sebelum pandemi tersebut dinilai belum mengakomodasi dinamika ketenagakerjaan yang mengemuka selama wabah Covid-19.

"Adanya revisi ini saya rasa bagus karena Perpres No. 36 sendiri lebih cocok berlaku pada kondisi normal, belum mengakomodasi kondisi saat pandemi," kata Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar saat dihubungi Bisnis.com, Senin (22/6/2020).

Selain itu, Perpres No. 36/2020 dinilai Timboel masih berfokus pada pemberian pelatihan dan bantuan. Belum mencakup insentif sebagaimana berlaku selama pandemi. Ke depannya, dia mengharapkan pelaksanaan program ini tetap mempertimbangkan pelatihan secara luring dan terbuka, sehingga bisa diakses oleh berbagai pihak.

Pemerintah bakal segera merilis revisi aturan yang selama ini menjadi acuan pelaksanaan program Kartu Prakerja. Revisi ini dilakukan untuk mengakomodasi sejumlah usulan perbaikan tata kelola Kartu Prakerja sekaligus mengubah sejumlah aturan yang tak lagi sesuai dengan kebutuhan di tengah pandemi Covid-19.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Perekonomian Rudy Salahuddin memaparkan, dalam revisi Perpres yang baru, program Kartu Prakerja nantinya tak hanya menyasar para pekerja formal saja, namun juga akan menargetkan pekerja mandiri atau wirausahawan sebagai peserta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh tenaga kerja kartu prakerja
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top