Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Startup Jendela360 Kembangkan Inovasi Teknologi di Bidang Properti

Startup Jendela360 berhasil mempopulerkan penggunaan 360 virtual dalam industri properti di Indonesia.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 20 Juni 2020  |  19:45 WIB
Jendela 360 menghubungkan client, landlord serta agen properti ke dalam satu platform berbasis teknologi. - tangkapan layar situs jendela360
Jendela 360 menghubungkan client, landlord serta agen properti ke dalam satu platform berbasis teknologi. - tangkapan layar situs jendela360

Bisnis.com, JAKARTA - Properti merupakan salah satu bidang bisnis yang selalu menarik. Inovasi bisa menambah daya tarik bisnis properti.

Salah satu perusahaan yang memanfaatkan inovasi teknologi dalam dunia properti adalah Jendela360. Perusahaan startup ini berhasil mempopularkan penggunaan 360 virtual dalam industri properti di Indonesia.

Jendela 360 dikenal sebagai perusahaan startup property technology yang menghubungkan client, landlord serta agen properti ke dalam satu platform berbasis teknologi.

 Daniel Rannu, Co Founder dan CEO Jendela360 mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai inovasi untuk mendorong pertumbuhan industri properti tanah air melalui teknologi.

Dari kiri ke kanan: COO Jendela360 Kiki Guzali, CEO Jendela360 Daniel Tanri Rannu, CFO Jendela360 Ade Indra/Istimewa

Hasilnya, teknologi 360 virtual yang dikembangkan disebutnya cukup diminati dan telah memberi dampak positif terhadap dunia properti Tanah Air.

“Ini bisa dilihat dari bagaimana Jendela360 dapat tumbuh lebih dari 30 kali lipat dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, yang diterima Bisnis, Sabtu (20/6/2020).

Tren inovasi yang diperkenalkan Jendela360 menarik minat investor untuk menggelontorkan pendanaan sebesar US$1 juta.

Suntikan pendanaan dipimpin oleh Beenext, diikuti oleh Prasetia Dwidharma, Everhaus, dan investor strategis yang mengelola perusahaan konsultan properti internasional di Indonesia.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memperkuat posisi Jendela 360 di ranah properti Tanah Air dengan membawa pendekatan O2O (Online to Offline).

Jendela 360 dikenal sebagai perusahaan startup property technology yang menghubungkan Client, Landlord serta Agen properti ke dalam 1 platform berbasis teknologi.

Kiki Guzali co-founder dan COO Jendela360 mengatakan meskipun pencapaian di dunia online sudah cukup baik, tetap saja dibutuhkan user experience yang sempurna. Begitu pun transaksi properti, juga sangat membutuhkan kehadiran secara fisik atau offline yang baik.

“Kami akan menggunakan pendanaan ini untuk merekrut talenta-talenta terbaik di dunia properti, pembuatan akademi atau sistem pelatihan yang dapat melahirkan professional Real Estate Agent dengan standard yang betul-betul baik," ujarnya.

Kiki juga menyinggung tentang peningkatan brand awareness dan penyempurnaan pengalaman bertransaksi properti di Jendela360 dengan pengembangan teknologi.

Ade Indra, salah satu co-founder dan sekaligus CFO Jendela360 mengatakan pihaknya akan semakin siap membawa inovasi dan angin segar yang baru bagi para pelaku industri properti di Indonesia.

“Kami akan menjadikan transaksi properti tidak hanya lebih efisien karena peranan teknologi, tapi juga lebih efektif karena pendekatan human relations,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebelum menyuntikkan dana ke startup Jendela360, perusahaan modal ventura (VC) Beenext juga menjadi investor dari beberapa perusahaan rintisan berstatus unicorn seperti Tokopedia, Droom dan Zillingo.

Investasi penting Beenext lainnya adalah Kudo (diakuisisi oleh Grab), Midtrans (diakuisisi oleh Gojek), dan Nobroker.

Sementara itu, Prasetia Dwidharma merupakan perusahaan infrastruktur telekomunikasi dan telah menjadi investor aktif dalam startup teknologi sejak 2016.

Dengan lebih dari 50 investasi di Indonesia, Prasetia Dwidharma telah menjadi bagian dari kisah pertumbuhan awal dari beberapa startup di Asia Tenggara.

Adapun EverHaüs adalah perusahaan Modal Ventura berbasis data yang berinvestasi pada tahap pre-Seed hingga pra-Seri A. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti StartUp
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top