Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Maskapai Wajib Transparan Soal Refund, Opsi Voucer Jadi Solusi

Maskapai diharapkan mampu membuka diri kepada publik atas kondisi dan tantangan dialami selama pandemi dalam proses refund atau pengembalian dana calon penumpang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  12:26 WIB
Calon penumpang mencari informasi penerbangan di salah satu pameran wisata di Jakarta, Minggu (1/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Calon penumpang mencari informasi penerbangan di salah satu pameran wisata di Jakarta, Minggu (1/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai diharapkan mampu membuka diri kepada publik atas kondisi dan tantangan dialami selama pandemi dalam proses refund atau pengembalian dana calon penumpang yang penerbangannya sudah dibatalkan.

Pengamat Penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Gerry Soejatman menjelaskan saat ini kondisi maskapai kurang lebih sama seperti agen perjalanan. Oleh karena itu, maskapai tetap berupaya menjaga hak konsumen tanpa membangkrutkan diri mereka, melalui voucer perjalanan.

Menurutnya dengan terbuka kepada konsumen mengenai prosedurnya juga membantu meredam rasa penasaran konsumen. Selain itu, Gerry juga menyarankan kepada penumpang agar menanyakan kemajuan proses secara baik-baik dan tidak memaksakan untuk pengembalian tunai.

“Kalau maskapai bangkrut, akhirnya siapa yang kena? Travel agent. Kalau begitu konsumen makin galau. Jalan tengah yang paling bagus untuk saat ini adalah travel voucer sebagai bentuk refund,” jelasnya, Jumat (19/6/2020).

Gerry berpendapat memang akan ada banyak penumpang yang kecewa karena juga menginginkan uang kembali secara tunai dalam kondisi saat ini. Namun, pengembalian dalam bentuk voucer tetap menjaga hak konsumen karena menjamin untuk terbang di kemudian hari setelah pandemi berlalu. Terlebih secara aturan di Indonesia memang memungkinkan.

Senada Sekjen Astindo Pauline juga mengharapkan kepada maskapai untuk memberikan informasi yang sesuai kepada konsumen.

“Kalau ditanya konsumen, refund-nya mana, jelaskan. Jangan hanya ngomong 'sudah' saja, sudahnya apa? Apakah sudah diterima, diverifikasi, atau sudah disalurkan? Setiap maskapai juga punya peraturan yang berbeda-beda dan kebijakannya selalu berubah setiap minggu,” jelasnya.

Namun melihat kondisi saat ini, maskapai sedang kesulitan likuiditas sehingga refund berupa voucer perjalanan menjadi opsi yang dapat diterima.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tiket pesawat maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top