Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sambut Normal Baru, KKP Siapkan Protokol Ekowisata Perairan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan protokol new normal untuk kawasan ekowisata, termasuk di Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  12:55 WIB
Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh. - KKP
Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh. - KKP

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan protokol new normal untuk kawasan ekowisata, termasuk di Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Aryo Hanggono mengatakan protokol new normal ekowisata didasarkan pada prinsip 5K, yaitu kebersihan, kesehatan, keselamatan, kenyamanan, dan kepuasan di sejumlah Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN).

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 47 Tahun 2016 tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan, selain melindungi ekosistem dan jenis ikan, kawasan konservasi dapat dimanfaatkan untuk ekowisata sesuai dengan daya tampung dan daya dukung serta pemanfaatan ekowisata secara berkelanjutan,” terang Aryo dalam keterangan pers yang dikutip, Kamis (18/6/2020).

Penyiapan protokol normal baru di Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh dilakukan melalui Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru, dengan mengacu pada protokol kesehatan.

Kepala LKKPN Pekanbaru Fajar Kurniawan saat diskusi publik melalui webinar menjelaskan TWP Pulau Pieh yang berada di Provinsi Sumatera Barat dengan brand ‘to Conserve Minang Marine and Culture’, memiliki potensi ekowisata yang luar biasa.

Menurutnya, selain menjadi habitat bagi ekosistem terumbu karang dan jenis ikan, juga menjadi rumah bagi 3 spesies penyu, 5 spesies lumba-lumba, dan 3 spesies paus.

“Sampai saat ini TWP Pulau Pieh telah dikunjungi oleh wisatawan dari 12 negara yang didominasi oleh wisatawan mancanegara seperti Malaysia. Atraksi wisata yang dilakukan meliputi diving, snorkeling, dolphin watching, turtle watching, survival dan island hopping,” jelas Fajar.

Fajar menyampaikan dalam rangka memulihkan pariwisata di TWP Pulau Pieh akibat pandemi, pihaknya akan menerapkan protokol new normal secara terpadu sesuai dengan kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh WHO, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah.

“Konsep protokol yang disusun ini tidak hanya untuk mengatur wisatawan dan operator wisata saja tapi juga untuk seluruh pihak yang terlibat, termasuk kami selaku pengelola kawasan,” pungkasnya.

Fajar mengharapkan adanya kerja sama dari berbagai pihak dalam mempromosikan pariwisata TWP Pulau Pieh di era New Normal melalui pembagian peran masing-masing pihak dalam menghidupkan kembali sektor pariwisata di Sumatera Barat, khususnya di TWP Pulau Pieh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

protokol EKOWISATA Normal Baru
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top