Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bus AKAP Jogja Beroperasi, Penumpang ke Jakarta dan Luar Jawa Meningkat

Penumpang bus dari Kota Yogyakarta tujuan Jakarta dan luar Pulau Jawa meningkat seiring dengan beroperasinya bus AKAP (Antar kota Antra Provinsi) di Yogyakarta dan Sleman.
Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  10:30 WIB
Terminal Bus Jombor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. - JIBI/Fahmi Ahmad Burhan
Terminal Bus Jombor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. - JIBI/Fahmi Ahmad Burhan

Bisnis.com, SLEMAN - Penumpang bus dari Kota Yogyakarta tujuan Jakarta dan luar Pulau Jawa meningkat seiring dengan beroperasinya bus AKAP (Antar kota Antra Provinsi) di Yogyakarta dan Sleman.

Dua terminal bus menjadi titik pemberangkatan di Kota Yogyakarta, yaitu Terminal Giwangan Kota Yogyakarta dan Terminal Jombor Kabupaten Sleman, yang lokasinya berada di wilayah perbatasan Kota Yogyakarta.

Mobilitas bus yang kembali beroperasi mulai tampak di Terminal Jombor. Puluhan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mulai beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan. Bus untuk tujuan ke Jakarta mulai meningkat, begitu pula ke luar Jawa seperti Pulau Sumatera.

Staf Dishub DIY di Terminal Jombor, Windiarti menuturkan peningkatan pemberangkatan bus mulai tampak bulan ini sejak wacana penerapan new normal akan segera diberlakukan. Menurutnya, akhir-akhir ini bus yang berangkat mulai meningkat, meski peningkatan penumpang belum sigfinifkan.

"Setelah ada wacana new normal, busnya mulai agak bertambah, tapi penumpangnya belum seberapa. Kondisi di DIY juga belum ditetapkan new normal sebenarnya," kata dia, Rabu (17/6) seperti dilaporkan Harianjogja.com Kamis (18/6/2020).

Protokol Penumpang

Windi menerangkan misalnya saja pada Mei lalu, hanya ada rata-rata 5 bus AKAP (antar kota antar provinsi) yang berangkat setiap harinya. Akhir-akhir ini, penambahan bus yang beroperasi mulai nampak. Dari catatan, pada Selasa (16/6/2020) kemarin ada 21 bus AKAP yang berangkat dari Terminal Jombor yang mengangkut 96 penumpang. Angka ini Windi anggap sudah menunjukkan peningkatan ketimbang bulan lalu, meski belum mencapai 50% dari hari-hari sebelum Covid-19.

Lebih lanjut, ia menjelaskan penumpang dari Terminal Jombor tetap dicek suhu badannya saat akan menempuh perjalanan. Protokol kesehatan juga terus disosialisasikan, seperti wajib memakai masker bagi penumpang. Bagi penumpang tujuan Jakarta dan luar Jawa, diwajibkan membawa surat sehat.

Salah satu pengelola agen perusahaan otobus (PO) Putra Remaja, Firdaus membenarkan meski penumpang belum naik signifikan, namun rata-rata agen memberangkatkan sekitar empat bus beberapa hari terakhir. Agen bus yang dikelolanya khusus untuk tujuan Sumatera.

Menurutnya, sekitar bulan lalu dalam sehari sempat tidak ada bus yang berangkat sama sekali. Namun saat ini, dalam sehari sudah ada rata-rata 4 armada yang berangkat.

Bus Pengangkut Ratusan Penumpang Kembali Berdatangan

Meski ada peningkatan, jumlah tersebut masih terbilang berkurang drastis dibandingkan sebelum adanya Covid-19 yang dalam sehari bisa memberangkatkan 17 armada. "Sudah mulai normal, sehari ada empat. Dibanding sebelumnya malah sehari tidak ada yang berangkat. Kita langsung ke Sumatera," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta sleman bus akap terminal bus

Sumber : Harianjogja.com

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top