Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Empat Stasiun di Jakarta Terintegrasi Bus, Ojol, dan Bajaj, Ini Dampaknya

Setelah ditata, akses menuju empat kawasan stasiun kereta api di Jakarta menjadi lebih teratur.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  20:30 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat meninjau kesiapan Stasiun Manggarai dalam menerapkan kenormalan baru di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin (8/6/2020). - Istimewa
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat meninjau kesiapan Stasiun Manggarai dalam menerapkan kenormalan baru di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin (8/6/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Mass Rapid Transit Jakarta (Perseroda) telah menyelesaikan penataan sebanyak empat kawasan stasiun kereta api di DKI Jakarta.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan pada penataan tahap pertama, terdapat empat stasiun yang ditata yaitu Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Pasar Senen, dan Juanda.

Pelaksanaannya telah dimulai sejak penandatanganan perjanjian kerja sama pada 10 Januari 2020.

Setelah ditata, akses menuju stasiun lebih teratur dan dilengkapi integrasi antarmoda yang baik.

Melalui penataan stasiun, kini tersedia akses bagi pejalan kaki yang nyaman untuk menuju ke stasiun. Seperti adanya plaza, jalur pedestrian yang lebar, dan dilengkapi kanopi.

"Kemudian, layanan transportasi lanjutan seperti bus, angkot, bajaj, dan ojek juga sudah disiapkan areanya masing-masing dengan teratur. Penumpang yang baru turun dari kereta api di stasiun juga tidak akan kebingungan untuk mencari lokasinya, karena sudah tersedia rambu pengarah di dalam dan luar stasiun yang cukup jelas," jelasnya, Rabu (17/6/2020).

Didiek menjelaskan sebelum pandemi Covid-19, rata-rata volume penumpang di Stasiun Tanah Abang adalah 40.000 penumpang per hari, Sudirman 25.000 penumpang per hari, Pasar Senen 15.000 penumpang per hari, dan Stasiun Juanda 14.000 penumpang per hari.

Sebelum adanya penataan stasiun, kondisi lalu lintas di kawasan sekitar stasiun kerap mengalami kemacetan akibat tidak teraturnya moda lanjutan di masing-masing stasiun. Hal ini diperparah dengan kehadiran pedagang kaki lima yang kurang tertata di sekitar area stasiun.

“Penataan juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan para pelaku usaha di sekitar stasiun, karena hadirnya kawasan stasiun yang lebih indah dan tertata,”imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai mass rapid transit stasiun kereta api
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top