Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bangun RS Akademik UGM Dalam 37 Hari, ADHI Kerahkan 883 Pekerja

Pembangunan rumah sakit itu memakan waktu 37 hari kalender. Dalam pekerjaan ini, ADHI membangun dua gedung, yaitu Gedung Arjuna dan Gedung Yudisthira yang masing-masing terdiri dari 5 lantai.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  14:48 WIB
Rumah Sakit Akademik UGM di Yogyakarta. Rumah sakit ini memiliki dua gedung baru yang mampu menampung 107 kasur pasien dengan berbagai fasilitas untuk penanganan Covid-19/ - Kementerian PUPR
Rumah Sakit Akademik UGM di Yogyakarta. Rumah sakit ini memiliki dua gedung baru yang mampu menampung 107 kasur pasien dengan berbagai fasilitas untuk penanganan Covid-19/ - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. selaku kontraktor utama dari proyek pembangunan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) mengerahkan total 883 pekerja untuk merampungkan pekerjaan selama 37 hari kalender.

Parwanto Noegroho, Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk., mengatakan ADHI telah menyelesaikan Paket Pekerjaan Lanjutan Pembangunan RSA UGM menjadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 untuk daerah Yogyakarta dan sekitarnya.

Peusahaan berkode emiten ADHI ini melakukan pekerjaan dengan sinergi bersama PT Virama Karya (Persero) selaku konsultan dengan pemilik proyek merupakan Kementerian PUPR.Adapun, lingkup pekerjaan, meliputi pekerjaan perkuatan struktur, arsitektur bagian dalam dan fasilitas bangunan, hingga facade.

"Mengingat pentingnya keberadaan RSA UGM untuk membantu Pemerintah Yogyakarta dalam menangani para pasien terpapar virus COVID-19, pekerjaan dituntut agar terealisasi dengan cepat. ADHI mengerjakan pembangunan ini hanya selama 37 hari kalender," jelas Parwanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Dalam pekerjaan ini, ADHI membangun dua gedung, yaitu Gedung Arjuna dan Gedung Yudisthira yang masing-masing terdiri dari 5 lantai. Selama 37 hari, ADHI bekerja selama 24 jam penuh dengan 3 pembagian waktu kerja.

"Total pekerja yang dikerahkan sebanyak 883, dengan pembagian, antara lain 480 pekerja ditempatkan pada waktu kerja pagi, 273 pekerja ditempatkan pada waktu kerja siang dan 130 ditempatkan pada waktu kerja malam," katanya

Menurutnya walau pekerjaan dituntut cepat, ADHI tetap mementingkan kesehatan dan keselamatan para pekerja di tengah pandemi ini. Selain pembatasan waktu kerja bagi tiap pekerja, katanya, ADHI juga menyiapkan fasilitas kebersihan dalam proyek dan kesehatan, hingga tempat tinggal dengan jarak yang sesuai protokol kesehatan.

Dia menambahkan sebelum eksekusi di lapangan, pihaknya juga menyusun perencanaan dengan matang di awal.

"ADHI terlebih dahulu melakukan perencanaan sematang mungkin agar pekerjaan yang dilakukan tidak terjadi kesalahan dan pengulangan. Perencanaan dilakukan selama 7 hari dengan melakukan perinciaan metode pekerjaan," katanya

Untuk mempercepat pekerjaan, ADHI menggunakan instalasi sandwich panel dan konsol baja pada proses pembangunannya. Selain bahan-bahan tersebut, dalam proses pembangunan ini, ADHI juga menggunakan bahan-bahan yang diklaim seluruhnya berasal dari produk lokal.

"Dengan keberhasilan ADHI dalam menyelesaikan pembangunan RSA UGM dengan waktu pelaksanaan yang sangat singkat ini, menorehkan sejarah baru bagi ADHI," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adhi karya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top