Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Ada Larangan Mudik, 613.395 Kendaraan Lalui Tol Trans-Sumatra

Peningkatan volume kendaraan paling signifikan di jalan tol Trans-Sumatra terjadi pada Senin (25/5/2020), ada 43.751 kendaraan yang melintas.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  14:13 WIB
Antrean kendaraan di gerbang tol Bakauheni Selatan, Kalianda, Lampung Jumat (31/5/2019) malam. - Bisnis/David Eka Issetiabudi
Antrean kendaraan di gerbang tol Bakauheni Selatan, Kalianda, Lampung Jumat (31/5/2019) malam. - Bisnis/David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) mencatat 613.395 kendaraan telah melintas di jalan tol Trans-Sumatra hingga sepekan setelah Lebaran pada Senin (1/6/2020).

Angka ini merupakan akumulasi arus kendaraan yang masuk dan keluar jalan tol Trans-Sumatra di ruas tol yang sudah operasional sepenuhnya maupun yang masih fungsional yaitu melalui gerbang tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), GT Kayu Agung di ruas tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang– Kayu Agung (Terpeka).

Kemudian, GT Palembang dan GT Indralaya di ruas tol Palembang–Indralaya (Palindra), GT Binjai dan GT Helvetia di ruas tol Medan–Binjai (Mebi), GT Pekanbaru dan GT Minas di ruas tol Pekanbaru–Dumai (Permai) Seksi 1.

Hutama Karya mencatat peningkatan volume kendaraan paling signifikan di jalan tol Trans-Sumatra terjadi pada Senin (25/5/2020). Ada 43.751 kendaraan yang melintas meningkat 10.966 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yaitu hanya 32.785 kendaraan.

Peningkatan tersebut menjadi yang paling signifikan dalam seminggu setelah Lebaran karena peningkatan volume kendaraan di jalan tol Trans-Sumatra setelah hari-H Lebaran per harinya rata-rata sekitar 1.000 hingga 2.000 kendaraan saja.

Sementara itu, penurunan volume kendaraan yang cukup signifikan justru terjadi pada Selasa (26/5/2020) dengan kendaraan yang melintas sebanyak 39.150, berkurang 4.601 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat 43.751 kendaraan.

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya J. Aries Dewantoro mengatakan bahwa jumlah volume kendaraan yang melintas di jalan tol Trans-Sumatra H-7 hingga seminggu setelah Lebaran 2020 ini mengalami penurunan hingga 42,62 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

“Tahun lalu pada periode yang sama, total kendaraan yang melintas di JTTS [jalan tol Trans-Sumatra] mencapai 1,2 jutaan kendaraan. Jumlah tersebut masih dalam kondisi tol Terpeka fungsional dan tol Pekdum Seksi 1 belum difungsionalkan, sedangkan tahun ini hanya 600.000-an kendaraan,” ujar Aries melalui dalam siaran pers, Selasa (2/6/2020).

Penurunan tersebut, katanya, merupakan dampak pandemi Covid-19 dan arahan pemerintah untuk tidak mudik.

“Kalau tahun lalu ada arus mudik dan arus balik, sedangkan tahun ini tidak ada karena kondisinya berbeda. Penurunan volume kendaraan tidak hanya dialami oleh Hutama Karya saja, tetapi hampir semua BUJT [badan ushaa jalan tol]  juga mengalami hal yang sama," jelasnya.

Pada Lebaran tahun ini, Hutama Karya juga telah membuka ruas tol Permai Seksi 1 secara fungsional sejak 18 Mei hingga 1 Juni 2020.

“Kami telah membuka kembali secara fungsional ruas tol Pekanbaru–Dumai Seksi 1 sepanjang 9,5 kilometer dari Pekanbaru menuju Minas selama 2 minggu dari seminggu menjelang Lebaran hingga seminggu paska lebaran,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top