Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Brantas Abipraya Siapkan Strategi Hadapi New Normal

Tahapan pemulihan menuju normalitas baru ini pun diterapkan melalui beberapa fase yang dimulai dari 25 Mei 2020 hingga akhir Juli.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  14:13 WIB
Weir Bridge, PLTM Sako-1 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. - Brantas Abipraya
Weir Bridge, PLTM Sako-1 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. - Brantas Abipraya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Brantas Abipraya (Persero) telah mempersiapkan protokol skenario normalitas baru atau yang dikenal dengan new normal yaitu pola hidup baru di tengah pandemi corona virus disease 2019 yang masih ada di Indonesia.

Penerapan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN dalam Surat Edaran Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

“Kami sangat optimis dapat melaksanakan The New Normal di lingkungan kerja Brantas Abipraya, kami pun telah membentuk tim task force untuk mendukung kelancaran skenario ini melalui SK Direksi,” ujar Suradi, Direktur Keuangan dan SDM Brantas Abipraya, melalui siaran pers, Jumat (29/5/2020).

Suradi yang juga merangkap sebagai Ketua Tim Task Force Covid-19 menambahkan bahawa hal ini pun diharapkan dapat menyokong proses pemulihan ekonomi negara.

Tahapan pemulihan menuju normalitas baru ini pun diterapkan melalui beberapa fase yang dimulai dari 25 Mei 2020 hingga akhir Juli.

Dalam menghadapi normalitas baru, Abipraya juga melakukan inovasi teknologi dengan Abipraya Video Conference (Avcon). Ini adalah platform yang dapat digunakan untuk para karyawan Abipraya melakukan rapat koordinasi secara virtual dan aman melalui komputer personal atau laptop serta smartphone.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brantas abipraya New Normal
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top