Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

30 Provinsi Membutuhkan 76 SPAM Regional, Baru 11 Beroperasi

Saat ini, proyek SPAM Regional yang didorong pembangunannya yaitu SPAM Regional Jatiluhur II atau Ir. H. Juanda dari pemanfaatan Waduk Jatiluhur.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  17:16 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengidentifikasi terdapat kebutuhan pengerjaan 76 sistem penyediaan air minum regional di 30 provinsi, tetapi baru 11 yang beroperasi hingga 2019.

Kasubdit SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Wilayah II Direktorat Pengembangan SPAM Ditjen Cipta Karya Tanozisochi Lase mengatakan bahwa pada 2016, sudah dilakukan identifikasi kebutuhan SPAM regional dengan melihat ketersediaan air baku yang sudah masuk dalam tahap peringatan.

"Dari identifikasi tahun 2016 tersebut sampai dengan 2019, yang sudah masuk dalam tahap operasi ada 11 SPAM regional, ada di Riau, memang lebih banyak di Jawa, [kemudian] di Bali, Kalimantan, dan Sulawesi," jelasnya dalam Konsultasi Publik Proyek SPAM Regional Ir. H. Juanda secara virtual, Kamis (28/5/2020).

Beberapa SPAM Regional yang sudah beroperasi tersebut di antaranya SPAM Regional Pekan Kampar, Riau; SPAM Regional Metro Bandung, Jawa Barat; SPAM Regional Bregas, Jawa Tengah; SPAM Regional Banjarbakula, Kalimantan Selatan; dan SPAM Regional Penet, Bali.

Saat ini, proyek SPAM Regional yang didorong pembangunannya yaitu SPAM Regional Jatiluhur II atau Ir. H. Juanda dari pemanfaatan Waduk Jatiluhur.

Dia menjelaskan bahwa Waduk Jatiluhur mampu menyuplai 15.000 liter per detik air baku, melalui SPAM Regional Jatiluhur I dengan kapasitas 5.000 liter per detik air baku dan SPAM Regional Jatiluhur II atau Ir. H. Juanda dengan kapasitas 10.000 liter per detik.

"Berdasarkan dokumen prastudi kelayakan, SPAM Regional Jatiluhur II atau SPAM Ir. H. Juanda ini dengan kapasitas dari baku 10.000 liter per detik ini akan mampu menyuplai air minum total 9.350 liter per detik," jelasnya.

Perinciannya, suplai sebanyak itu untuk melayani daerah pembeli (ofttake) di DKI Jakarta 3.500 liter per detik, Kota Bekasi 1.000 liter per detik, Kabupaten bekasi 2.000 liter per detik, Kabupaten Karawang 850 liter per detik, dan Kabupaten Bogor yaitu 2.000 liter per detik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spam sistem penyediaan air minum (spam)
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top