Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penanganan Dampak Longsor di Jalan Tol Cipularang Telah Rampung

Jasa Marga Purbaleunyi selaku pengelola Jalan Tol Cipularang mengungkapkan penanganan dampak longsor di Jalan Tol Cipularang KM 118 telah selesai.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  13:46 WIB
Penanganan dampak longsor di jalan tol Cipularang./Istimewa - PT Jasa Marga
Penanganan dampak longsor di jalan tol Cipularang./Istimewa - PT Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA – Jasa Marga Purbaleunyi selaku pengelola Jalan Tol Cipularang di Jawa Barat mengungkapkan penanganan dampak longsor di Jalan Tol Cipularang KM 118 telah selesai.

"Secara keseluruhan, sampai dengan awal Mei 2020, progres penyelesaian telah mencapai 100 persen," ujar Pratomo Bimawan Putra, General Manager Representative Office Wilayah Purbaleunyi, melalui siaran pers, Selasa (19/5/2020).

Sebagai informasi, Jalan Tol Cipularang Km 118+600 terdampak longsor akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, pada 11 Februari 2020.

Adapun penyelesaian pekerjaan dilakukan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, mencakup pekerjaan pembersihan cross drain yang tersumbat material longsoran, pembuatan bak kontrol pada inlet cross drain jalur A, pemasangan bronjong batu atau gabion yang berguna untuk stabilisasi lereng.

Kemudian, rekonstruksi lereng jalur B dengan timbunan material granular dan slag cement dengan perkuatan borepile dan butress. Sedangkan pekerjaan lining saluran sudah selesai dikerjakan dan terpasang 700 meter untuk jalur arah Bandung, dan 385 meter untuk jalur arah Jakarta.

"Jasa Marga saat ini juga sudah menyelesaikan penanaman rumput Vetiver di sisi jalur arah Jakarta, untuk mencegah erosi tanah agar tidak terjadi longsor kembali dan memasang inklinometer untuk monitoring pergerakan tanah," jelasnya.

Jasa Marga juga melaksanakan perbaikan di area sekitar warga yang terdampak longsor seperti perbaikan saluran air, bantuan perbaikan rumah, dan bantuan sewa rumah serta pembagian sembako.

Selama proses penanganan dampak longsor ini, ujarnya, lalu lintas di Jalan tol Cipularang berfungsi normal di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Bandung. Pekerjaan penanganan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan, terutama bagi pengguna jalan.

"Hal tersebut dilaksanakan dengan memasang rambu-rambu, penyiagaan petugas pengamanan dan petugas pengaturan lalulintas di lokasi kejadian. Jasa Marga juga memastikan Jalan Tol Cipularang khususnya Km 118, aman untuk dilintasi," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol longsor
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top