Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenhub Naikkan Tarif Batas Atas Maskapai di Wilayah PSBB

Badan Usaha Angkutan Udara wajib Menerapkan penetapan tarif sementara TBA selambat-lambatnya tiga hari setelah ditetapkannya PSBB di wilayah tertentu oleh Menteri Kesehatan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 April 2020  |  15:32 WIB
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan No.88/2020 tentang penetapan sementara tarif batas atas penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri selama Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan virus corona.

Badan Usaha Angkutan Udara wajib Menerapkan penetapan tarif sementara TBA selambat-lambatnya tiga hari setelah ditetapkannya PSBB di wilayah tertentu oleh Menteri Kesehatan.

“Penetapan sementara tarif ini berlaku untuk penerbangan ke dan atau dari Bandar udara yang telah ditetapkan PSBB oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia,” jelas beleid tersebut.

Berdasarkan KM tersebut pula ditetapkan kenaikan Tarif Batas Bawah (TBB) penumpang layanan kelas ekonomi dengan ketentuan paling sedikit lima puluh persen dari tarif batas atas sesuai kelompok pelayanan yang ditetapkan.

Adapun penaikan tarif sementara dihitung berdasarkan kenaikan harga nilai tukar rupiah, perubahan harga jual avtur, dan biaya per unit yang diperoleh dari biaya total operasi pesawat udara dengan faktor muat sebesar 35 persen untuk pesawat jet dan 40 persen untuk pesawat propeller yang diakibatkan oleh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kondisi tersebut juga mengakibatkan maskapai hanya dapat menjual kapasitas pesawat udara di bawah 50 persen.

Namun, penetapan sementara tarif tersebut belum termasuk pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), iuran wajib dana  pertanggungan  dari PT Jasa Raharja, biaya tambahan hingga Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara.

Sementara itu bagi penumpang yang telah melakukan pembelian tiket sebelum ditetapkannya keputusan ini dan melaksanakan perjalanan selama masa PSBB telah ditetapkan maka tarif yang berlaku sesuai dengan tarif pada saat pembelian.

Selain itu, kondisi yang sama juga berlaku bagi penumpang yang melakukan pembelian tiket setelah ditetapkan keputusan ini dan pada saat telah ditetapkannya PSSB di wilayah tertentu tetapi melaksanakan perjalanan setelah masa PSBB di wilayah yang telah ditetapkan berakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub tarif batas atas maskapai penerbangan
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top