Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amdal Blok Cepu Telah Dapat Restu KLHK

Sebelum revisi amdal disetujui, ExxonMobil Cepu Limited hanya akan memproduksi minyak sesuai izin amdal yang berlaku, yakni 220.000 bph.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 April 2020  |  16:22 WIB
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut revisi analisis menganai dampak lingkungan atau Amdal Blok Cepu telah mendapatkan restu.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa revisi amdal untuk meningkatkan meningkatkan produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu menjadi 230.000 barel per hari (bph) telah disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Kami laporkan amandemen amdal yang tadinya dibatasi 220.000 kami urus izin naik 230.000 telah disetuji KLHK, kami harap bisa optimalkan Lapangan Banyu Urip," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, Selasa (28/4/2020).

Sementara itu, Azi N. Alam, Vice President Public and Government Affairs, ExxonMobil Cepu Limited mengkonfirmasi bahwa proses revisi amdal tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari KLHK.

Selanjutnya, ExxonMobil masih akan melanjutkan proses koordinasi dengan stakeholder terkait.

"Dengan persetujuan ini, kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan SKK Migas serta instansi terkait di daerah," katanya.

Sebelum revisi amdal disetujui, ExxonMobil Cepu Limited hanya akan memproduksi minyak sesuai izin amdal yang berlaku, yakni 220.000 bph.

Sepanjang kuartl I/2020, realisasi produksi Blok Cepu telah melampaui target WP&B yakni 220.118 bph atau 105,5 persen dari target.

Adapun, untuk target lifting tahun ini sesuai dengan APBN, Blok Cepu diharapkan bisa mencapai 220.000 bph.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas skk migas exxonmobil amdal blok cepu
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top