Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Corona Diprediksi Mereda pada Juni, Pak Jokowi Jangan Kasih Kendor!

Hal itu bisa saja terjadi. Namun, pemerintah jangan sampai melonggarkan pengawasan PSBB [pembatasan sosial berskala besar] hingga sebulan ke depan, khususnya menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri,
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 27 April 2020  |  19:05 WIB
Suasana sepi terlihat di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Suasana sepi terlihat di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah memperkirakan wabah pandemi virus Corona (Covid-19) akan mereda pada Juni mendatang.

Menanggapi hal itu, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet mengatakan prediksi pemerintah selaras dengan ramalan beberapa lembaga internasional.

"Hal itu bisa saja terjadi. Namun, pemerintah jangan sampai melonggarkan pengawasan PSBB [pembatasan sosial berskala besar] hingga sebulan ke depan, khususnya menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri," katanya ketika dihubungi Bisnis, Senin (27/4/2020).

Meski demikian, Yusuf menilai pandemi Covid-19 di Indonesia belum mencapai puncak. Hal itu terlihat lantaran masih tingginya penambahan jumlah kasus baru ketimbang angka pasien yang sembuh (recovery rate).

Menurutnya, dampak ke ekonomi sangat luas, yaitu masih berlanjutnya ketidakpastian di pasar. Konsumsi masyarakat belum meningkat dan tertundanya investasi, baik dalam maupun luar negeri.

"Muaranya tentu pada kontraksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan II/2020. Bukan tidak mungkin hingga akhir tahun," jelasnya.

Dia menilai bebeberapa langkah sebenarnya sudah dilakukan pemerintah, seperti penerapan PSBB di beberapa daerah. Meski terlambat, PSBB sebenarnya masih bisa ditingkatkan.

Selain itu, Yusuf menyarankan agar pemerintah menambah kapasitas tes bagi masyarakat. Pasalnya, kapasitas tes Covid-19 di Indonesia relatif masih sedikit jika dibandingkan dengan negara lain.

"Padahal kapasitas tes ini penting untuk mengetahui berapa besar penyebaran pandemi ini terjadi di suatu wilayah," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan terdapat perkiraan bahwa masyarakat Indonesia sudah bisa kembali hidup normal pada Juli mendatang.

"Presiden [Joko Widodo] meminta kita semua untuk bisa bekerja lebih keras lagi dan juga mengajak masyarakat agar lebih patuh, lebih disiplin, dan aparat bisa lebih tegas agar pada Juni kita mampu menurunkan kasus COVID di Indonesia, sehingga Juli diharapkan kita bisa mengawali hidup normal kembali," ujar Doni seperti dikutip dari Antara, Senin (27/4/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top